Liputan6.com, Jakarta - Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta menilai semakin banyaknya masyarakat yang beralih menggunakan transportasi umum membuat waktu tunggu TransJakarta cukup lama.
Selain itu, dia juga menjelaskan, lamanya waktu tunggu Transjakarta itu disebabkan cuaca hujan yang mengakibatkan kondisi jalan semakin padat.
Advertisement
"Kenapa kemudian sekarang ini banyak keluhan mengenai nunggunya lama? Yang pertama, harus diakui karena musim hujan, sering kali menunggu cukup lama. Yang kedua, orang naik transportasi umum di Jakarta sekarang meningkat dengan pesat," ujar Pramono saat dijumpai di kawasan Jakarta Utara, Kamis (5/2/2026) melansir Antara.
Menurut dia, kenaikan jumlah penumpang tersebut berkat kebijakan 15 golongan yang digratiskan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Sebelumnya, jumlah penumpang TransJakarta, MRT Jakarta dan LRT Jakarta naik atau meningkat secara tahunan, yakni masing-masing sebesar 13,04 persen, 13,00 persen dan 17,89 persen pada Januari 2026.
Sedangkan secara bulanan, jumlah penumpang TransJakarta turun sekitar 0,81 persen dibandingkan November 2025. Begitu juga dengan jumlah penumpang MRT Jakarta yang turun 0,10 persen.
Dari ketiga moda transportasi umum tersebut, jumlah penumpang terbanyak pada Desember 2025, yakni Transjakarta sebanyak 37,46 juta orang, diikuti MRT Jakarta sekitar 4,06 juta orang dan LRT Jakarta 119.320 orang.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256737/original/089202700_1750249802-33283e84-b51c-45ad-88b7-d109fe5b77cd.jpg)

