Dua bocah ditemukan di pinggir Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 00+800 A, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung. Mereka diduga melompat dari truk fuso bermuatan ekskavator.
Akibatnya, satu bocah mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 4 Februari 2026, sekitar pukul 22.54 WIB. Kedua bocah tersebut bernama Bintang dan Sandi.
Saat dikonfirmasi, Manager Area Tol Bakter yang mengelola tol tersebut, Andri Pandiko, membenarkan adanya peristiwa itu. Ia mengatakan penemuan kedua bocah itu berawal dari informasi Kepala Shift Layanan Transaksi (KSLT) Bakauheni Selatan.
“Jadi, informasi dari KSLT Bakauheni Selatan terdapat dua orang anak yang sedang berada di bahu jalan di KM 00+800 A,” kata dia.
Menanggapi informasi tersebut, personel Bravo Ranting 1 langsung menuju ke lokasi. Hasilnya, kedua bocah tersebut ditemukan dengan kondisi satu orang mengalami luka.
“Saat ditemukan, satu orang anak bernama Bintang mengalami luka dan tergeletak di median, lalu langsung dibawa ke bahu jalan oleh Tim Bravo, sedangkan Sandi tidak mengalami luka,” ujarnya.
Andri melanjutkan, setelah dilakukan interogasi terhadap kedua anak tersebut, mereka mengaku telah menumpang kendaraan fuso bermuatan excavator secara diam-diam.
“Berdasarkan informasi, kedua anak tersebut berasal dari Cilegon. Pada saat di KM 00+800 A, anak-anak tersebut melompat dari kendaraan fuso, satu anak jatuh dan pingsan,” jelas dia.
Namun Andri belum menjelaskan lebih lanjut alasan kedua bocah itu nekat menjadi 'penumpang gelap' truk tersebut, dan tujuannya keduanya.
Saat ini, korban telah dievakuasi oleh tim medis Ranting 1 Tol Bakter ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda.





