JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi Jalan Mitra Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara, yang sebelumnya dipenuhi lubang, telah diperbaiki sementara oleh Dinas Bina Marga pada Selasa (3/2/2026). Namun, perbaikan tersebut belum sepenuhnya mengatasi persoalan kerusakan jalan.
Pantauan Kompas.com di lokasi pada Rabu (4/2/2026) pukul 18.30 WIB menunjukkan, bekas penanganan sementara terlihat jelas di sejumlah titik. Warna hitam yang kontras dengan badan jalan lainnya menandai area lubang yang sebelumnya diperbaiki.
Meski demikian, kondisi jalan masih belum rata, terutama di belokan dari arah Jalan Gedong Panjang menuju Jalan Mitra Bahari. Ketidakrataan tersebut berada di titik bekas lubang yang disebabkan oleh rusaknya penutup saluran crossing drainase.
Baca juga: Jalan Mitra Bahari Bakal Diperbaiki Permanen Usai Curah Hujan Menurun
Untuk sementara, titik tersebut ditutup menggunakan empat pelat besi agar kendaraan tetap dapat melintas. Di sisi jalan juga terlihat enam box culvert yang berfungsi sebagai saluran drainase bawah tanah.
Akibat permukaan jalan yang belum rata, sejumlah pengendara mobil tampak melintas dengan kecepatan rendah guna menghindari kerusakan kendaraan.
Sugianto (52), salah satu warga sekitar, mengatakan kondisi Jalan Mitra Bahari kembali rusak meski baru diperbaiki malam sebelumnya.
"Ya sebetulnya sih sudah... tadinya udah clear, udah bagus. Karena yang lewat kan kontainer semua, jadi amblas lagi," katanya saat ditemui Kompas.com di sekitar lokasi, Rabu.
Kondisi tersebut membuat Sugianto berharap agar perbaikan dilakukan secara permanen dan tidak hanya bersifat sementara.
"Kalau bisa secara secepatnya permanen jadi tidak membahayakan banyak orang lah," ujarnya.
Baca juga: Pengendara Mengeluh, Jalan Mitra Bahari Penjaringan Tak Kunjung Diperbaiki
Keluhan serupa disampaikan Sarwono (47), pengendara yang kerap melintasi jalan tersebut. Ia mengaku sering merasa kesal, terutama saat hujan turun. Menurut dia, lubang di jalan kerap tidak terlihat karena tertutup genangan air.
"Sering (kesal), apalagi kalau pas hujan itu. Kan lobangnya enggak kelihatan. Kena air," ungkapnya.
Sarwono pun berharap agar kerusakan jalan tersebut segera ditangani secara menyeluruh dan permanen.
"Ya harus cepat diperbaikin aja sudah," ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F08%2F18%2F1b1a6360be79bac96619aaa4eaac2e62-20250818AGS_2.jpg)