Netanyahu: Otoritas Palestina Tidak Akan Jadi Bagian dari Pemerintahan Gaza

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan saat bertemu dengan utusan Amerika Serikat (AS), bahwa otoritas Palestina tak akan menjadi bagian pemerintahan Gaza.

Dengan cara apapun, kata Netanyahu, otoritas Palestina tidak akan dilibatkan dalam pemerintahan baru tersebut.

Pernyataan Netanyahu ini dikatakan dalam pertemuannya dengan Utusan Khusus AS Steve Witkoff di Yerusalem, Selasa (3/2/2026) waktu setempat.

“Perdana Menteri mengklarifikasi bahwa Otoritas Palestina tidak akan terlibat dalam administrasi Jalur Gaza dalam bentuk apa pun,” bunyi pernyataan resmi kantor Netanyahu, dikutip dari Arab News, Kamis (5/2/2026).

Diketahui saat ini, peran Otoritas Palestina (PA) pasca-perang di Gaza masih belum jelas meski rencana gencatan senjata Gaza yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump sudah berjalan.

Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG) yang bersifat teknokratis dibentuk untuk menangani urusan sehari-hari hingga PA menyelesaikan program reformasi.

Baca Juga

  • Prabowo: RI Bisa Keluar Dewan Perdamaian, Uang Iuran untuk Bantu Rakyat Palestina
  • Gencatan Senjata Tak Digubris, Israel Serang Gaza dan Tewaskan 23 Orang
  • Gaza Diserang Lagi, Menlu Sugiono Sebut Belum Ada Sanksi BoP ke Israel

Adapun pertemuan Netanyahu dengan utusan AS ini adalah yang kedua kali dalam waktu kurang dari dua minggu.

Pada pertemuan tersebut, Netanyahu juga menekankan "mengulangi tuntutan tanpa kompromi untuk pelucutan senjata Hamas, demiliterisasi Jalur Gaza, dan pemenuhan tujuan perang sebelum rekonstruksi Jalur Gaza".

Israel bersikeras bahwa baik Hamas maupun PA tidak boleh terlibat dalam pemerintahan Gaza pasca-perang.

Pada Senin, kantor Netanyahu menyesalkan bahwa logo NCAG berisi simbol PA, yang menunjukkan adanya hubungan antara keduanya.

“Israel tidak akan menerima penggunaan simbol Otoritas Palestina; Otoritas Palestina tidak akan memiliki peran dalam administrasi Gaza,” kata pernyataan resmi Netanyahu.

NCAG menjawab dalam sebuah unggahan di X pada hari Selasa dengan mengatakan bahwa mereka telah menguji berbagai konsep visual dan bahwa desain logo dapat berkembang.

Pihak NCAG kemudian menambahkan bahwa fokus mereka “adalah bantuan kemanusiaan, administrasi sipil, pemulihan, dan masa depan yang layak huni bagi Gaza”.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Kumpulkan Tokoh Diplomasi dan DPR, Ini Kata Menlu Sugiono
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Presiden Prabowo Bakal Lantik Adies Kadir Jadi Hakim MK Sore Ini
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Aneh, Polisi Sebut Bocah SD Gantung Diri di NTT Bukan Karena Minta Alat Tulis
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
OTT KPK di Bea Cukai Terkait Importasi Barang, Mantan Direktur P2 Ditangkap
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Bocoran Harga Samsung Galaxy S26 Series, Tidak Terlalu Jauh dari Galaxy S25
• 21 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.