Sahroni NasDem Dukung Bareskrim Sikat Pelaku Manipulasi Pasar Modal yang Membahayakan Ekonomi Negara

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem Ahmad Sahroni mengapresiasi dan mendukung langkah tegas Bareskrim Polri dalam menjaga integritas pasar modal nasional.

Hal itu disampaikan Sahroni, merespons langkah Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas di Equity Tower, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/2/2026).

BACA JUGA: Kejahatan Pasar Modal MPAM, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak menyebut penggeledahan itu merupakan bagian dari tindak lanjut penanganan dugaan praktik saham gorengan dan manipulasi pasar modal.

Belakangan, aparat penegak hukum memang tengah meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pasar modal menyusul gejolak IHSG yang dipicu keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

BACA JUGA: PT Shinhan Sekuritas Digeledah Bareskrim terkait Pidana Pasar Modal

“NasDem mengapresiasi serta mendukung penuh langkah Bareskrim Polri beserta jajaran untuk memberantas praktik manipulasi di pasar modal kita demi melindungi laju perekonomian negara," kata Sahroni, Kamis (5/2/2026).

Selain itu, kata Sahroni, langkah penegak hukum penting untuk melindungi investor, khususnya lokal yang tengah bertumbuh pesat, yang saat ini saja sudah mencapai 20 juta orang.

BACA JUGA: Pejabat Kemenkeu yang Ditangkap KPK Baru Dilantik Purbaya 28 Januari

"Jika dibiarkan, manipulasi pasar modal ini bisa memperlemah nilai rupiah dan anjloknya ekonomi secara keseluruhan, bahkan bisa berimbas pada sektor riil,” tutur Sahroni.

Menurutnya, praktik manipulasi saham bukan hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berdampak pada persepsi global terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.

Sahroni menilai transparansi dan kepastian hukum menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan investor.

“Aksi goreng-goreng saham ini sudah jelas sangat membahayakan ekonomi negara. Jadi, sekarang sudah bukan soal investor yang tidak percaya, tetapi ekonomi juga jadi gonjang-ganjing, karena turunan dari pasar modal ini kan hampir ke semua lini ekonomi," ujarnya.

"Jadi, saya harap langkah tegas seperti ini terus berlanjut agar pasar modal kita semakin kredibel dan sehat,” tambah Sahroni.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK: OTT Pejabat Ditjen Bea Cukai Terkait Kasus Importasi
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Get The Look: Ide Kombinasi Outfit Warna Pink dan Coklat ala Kate Klem
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Konferensi Tingkat Tinggi Kebebasan Beragama Internasional Membongkar Penganiayaan Falun Gong oleh Partai Komunis Tiongkok
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Pilu Anak SD di NTT Gantung Diri, Buku Tak Terbeli dan Tinggalkan Sepucuk Surat Untuk Ibu
• 22 jam lalunarasi.tv
Berhasil disimpan.