Polisi Periksa Tiga Saksi soal Penemuan Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bekasi: Polisi memeriksa tiga saksi terkait kasus penemuan puluhan karung berisi cacahan uang di lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di wilayah Setu, Kabupaten Bekasi. Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, mengatakan pemeriksaan saksi untuk mencari titik terang dari temuan tersebut.

"Yang diperiksa baru tiga, pemilik lahan, sopir, kemudian masyarakat sekitar," kata Usep di Bekasi, Kamis, 5 Februari 2026.

Usep menjelaskan pemilik lahan turut dimintai keterangan untuk memastikan keterkaitannya dengan lokasi pembuangan cacahan uang tersebut. "Diminta keterangan terkait dengan lokasinya," jelas Usep.

Baca Juga :

Polisi Amankan 21 Karung Cacahan Uang dari TPS Liar di Bekasi
 
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi memastikan lahan tersebut merupakan milik seorang warga berinisial S. Lahan tersebut merupakan bekas galian yang rencananya akan diratakan.

"Hasil penyelidikan membenarkan bahwa pemilik lahan ini Pak Haji dengan inisial S. Di mana Pak Haji ini memiliki lahan yang bekas galian, sehingga dia berkeinginan untuk meratakan," jelas Usep.


Tangkapan layar video viral penemuan cacahan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu di TPS liar Desa Taman Rahayu. Metrotvnews.com/ Antonio

Menurut Usep, pemilik lahan menerima sampah untuk menutup area galian tersebut. "Jadi dia menerima sampah-sampah dari mana untuk menutup galian tersebut," ungkapnya.

Polisi juga memeriksa seorang sopir pengangkut berinisial K. Usep menyebut K hanya berperan sebagai pemilik armada yang mengangkut muatan ke lokasi TPS liar.

"Jadi K ini sopir. Sopir yang mengangkut barang itu," kata Usep.

Terkait asal muatan cacahan uang, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan sementara, sopir mengaku mengenal seseorang berinisial F.

"Sementara dalam pendalaman, cuma kenal dengan inisial F itu di TPA Bantar Gebang," ujar Usep.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cuaca Hari Ini Kamis 5 Februari 2026, BMKG: Langit Jabodetabek Akan Didominasi Berawan Tebal
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Rupiah Melemah Jelang Rilis BPS, Investor Tunggu Data PDB 2025
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
BPS Catat Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Tembus Rp23.821 Triliun
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wamenko Otto Hasibuan Sebut Korporasi Kini Jadi Subjek Hukum Pidana, Dunia Usaha Wajib Adaptasi
• 21 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.