FIS-H UNM Tingkatkan Kualitas Dosen Pendamping PKM Menuju PIMNAS 2026

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM) terus memperkuat upaya peningkatan prestasi mahasiswa di tingkat nasional. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menyelenggarakan Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bagi dosen pendamping, Kamis (5/2/2026), di Ruang Rapat Senat Lantai 2 FIS-H UNM.

Workshop yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA ini mengangkat tema “Penguatan Kapasitas Dosen dalam Program Kreativitas Mahasiswa Tahun 2026”, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendampingan dosen agar proposal PKM mahasiswa FIS-H UNM mampu bersaing hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026.

Sebanyak 80 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas dosen dari berbagai program studi di lingkungan FIS-H UNM. Dari jumlah tersebut, 25 dosen hadir secara luring, sementara peserta lainnya mengikuti secara daring. Tingginya partisipasi mencerminkan kuatnya komitmen sivitas akademika dalam membangun budaya riset dan kreativitas mahasiswa.

Ketua Panitia Workshop PKM, Erlika Sari, dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat respons sangat positif.

“Total peserta mencapai 80 orang, dengan 25 peserta hadir langsung dan sisanya daring. Antusiasme dosen sangat tinggi, bahkan banyak yang menghubungi saya secara pribadi. Mahasiswa juga mulai menanyakan kelanjutan kegiatan ini,” ungkap Erlika.

Ia menegaskan bahwa workshop ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari program berkelanjutan fakultas.

“Insya Allah, kegiatan ini akan berlanjut. Minggu depan kami merencanakan workshop khusus bagi mahasiswa. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat dukungan dosen agar proses pendampingan PKM menjadi lebih solid dan berkualitas,” tambahnya.

Workshop ini menghadirkan Aswin Baharuddin sebagai narasumber utama. Ia menjelaskan bahwa PKM bukan pekerjaan individual, melainkan membutuhkan kerja tim yang terstruktur. Pendampingan ideal, menurutnya, mencakup pemetaan ide, penguatan inovasi, serta pemahaman teknis terkait sistem penilaian dan format proposal PKM.

Selain itu, Aswin juga berbagi pengalaman mendampingi mahasiswa hingga lolos ke PIMNAS, yang menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta.

Sementara itu, Dekan FIS-H UNM, Supriadi Torro, dalam sambutan pembukaan menyampaikan evaluasi kritis terhadap capaian UNM dalam kompetisi PKM nasional.

“UNM pernah berada di atas beberapa perguruan tinggi besar. Namun, belakangan ini prestasi tersebut cenderung menurun. Salah satu penyebabnya adalah berkurangnya perhatian dan antusiasme dalam pendampingan PKM,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen fakultas untuk lebih serius mengembangkan PKM, termasuk menyiapkan program penghargaan bagi dosen pendamping berprestasi.

“Mulai 2027, dosen yang berhasil mengantarkan mahasiswa berprestasi di tingkat nasional akan diberikan penghargaan. Ini janji saya, silakan diingatkan,” tegasnya.

Menurut Supriadi Torro, pendampingan yang terkelola secara teratur dan selektif menjadi kunci utama peningkatan kualitas proposal. Ia mendorong setiap dosen membina minimal satu kelompok mahasiswa dengan proses seleksi internal yang ketat.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FIS-H UNM, Andi Octamaya Tenri Awaru, yang selama ini aktif merancang program peningkatan prestasi mahasiswa. Workshop dipandu Sopian Tamrin, dosen Program Studi Sosiologi, sebagai moderator. (*/)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anak SD di NTT Bunuh Diri, Ada Fenomena Lebih Gelap dari Sekadar Tidak Punya Uang
• 15 jam lalukompas.id
thumb
Pelajaran dari Jepang Membangun Ekosistem Kendaraan Ramah Lingkungan
• 11 jam lalukompas.id
thumb
5 Berita Terpopuler: Sudah Ada Gambaran Alih Status PPPK Paruh Waktu ke Full Time, tetapi Bikin Tekanan Batin
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Strategi Mandiri Jaga Kinerja di Tengah Ketidakpastian Global
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hakim di Depok Terjaring OTT KPK!
• 1 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.