Arahan Prabowo ke Wamenkeu Juda: Dorong Ekonomi hingga Program Pemerintah

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto hari ini melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), menggantikan Thomas Djiwandono yang terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Usai dilantik, Juda mengungkapkan arahan Presiden kepada dirinya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Enggak, enggak ada. Tapi intinya dari Presiden bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mencapai program-program pemerintah yang sudah dicanangkan, tentu saja perlu koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter dan juga tentu saja kebijakan di sektor riil, sehingga ini menjadi efektif di dalam upaya kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan," ujar Juda usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/1).

Dia juga memastikan terus berkoordinasi dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memperkuat kebijakan fiskal. Termasuk untuk mengurangi risiko korupsi pada dua direktorat di bawah Kementerian Keuangan, yakni Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Bea dan Cukai (DJBC).

"Ya saya kira apa yang sudah dilakukan oleh Pak Purbaya ya di dalam empat bulan terakhir ini adalah upaya-upaya untuk memperkuat, untuk mengurangi risiko dari korupsi di dua lembaga itu. Saya kira seperti yang juga disampaikan bahwa proses hukum tentu saja harus didorong walaupun ada pendampingan dari Kementerian Keuangan. Saya kira itu sudah langkah yang tepat," jelasnya.

Sebagai eks Deputi Gubernur BI, Juda juga mengatakan bersinergi dengan bank sentral untuk mendorong perekonomian domestik. "Ya tentu saja pengalaman saya yang cukup lama di Bank Indonesia, kemudian di otoritas fiskal, ini tentu saja sinerginya akan lebih baik. Begitu juga Pak Thomas yang dulunya di otoritas fiskal kemudian di moneter. Jadi sinerginya antara dua kebijakan akan lebih baik dibanding kalau masing-masing di otoritasnya," tambahnya.

Ungkap Alasan Pengunduran Diri dari BI

Juda juga mengungkapkan alasannya mundur sebagai Deputi Gubernur BI. Menurutnya, hal ini karena dirinya ditugaskan menjadi Wamenkeu.

"Iya, memang ketika saya menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, saya kemudian ditugaskan untuk menjadi Wakil Menteri Keuangan, sehingga ketika itu saya harus mengundurkan diri dan sekarang sudah dilantik," katanya.

"Alasan pengunduran diri jelas, karena saya ditugaskan sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tentu saja tidak bisa merangkap sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Dua otoritas yang berbeda," lanjutnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Putin-Xi Jinping Bahas Situasi di Kuba, Iran dan Venezuela Melalui Telepon
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menag Tegaskan Negara Hadir dalam Pembinaan Pesantren
• 55 menit lalutvrinews.com
thumb
Mahasiswa Aniaya Mahasiswi, Unisa Yogya Turun Tangan
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Profil Mega Satria yang Baru Diangkat Jadi Dirkeu Pertamina
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Solidaritas Ramadan 2026, NU Care-LAZISNU Dampingi Penyintas Bencana dan Palestina
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.