Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Tasikmalaya
Menteri Agama Republik Indonesia Nazaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat pembinaan pondok pesantren sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia dan kehidupan keagamaan nasional.
Penegasan tersebut disampaikan Menag saat melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Cipasung, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis, 4 Februari 2026.
Dalam keterangannya kepada media, Nazaruddin menyampaikan bahwa kunjungan ke Pesantren Cipasung tidak hanya bersifat kedinasan, tetapi juga dilandasi ikatan emosional dan historis yang kuat.
“Kunjungan ini lebih merupakan kunjungan kekeluargaan. Pesantren Cipasung adalah bagian dari perjalanan hidup saya, sejak masih menjadi katib hingga aktif di berbagai organisasi. Hubungan kami sudah terjalin lama,”kata Nazaruddin dalam keterangan yang diterima tvrinews, Jumat, 5 Februari 2026.
Menag mengaku terkesan dengan perkembangan Pesantren Cipasung yang dinilainya mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ia menilai kontribusi pesantren tersebut semakin luas, tercermin dari para alumninya yang kini tersebar di berbagai daerah, bahkan hingga luar negeri.
“Perkembangannya sangat luar biasa. Alumni Cipasung sekarang sudah ada di berbagai wilayah, termasuk di Mesir, dan bahkan membentuk komunitas sendiri di sana,”lanjutnya.
Menurut Menag, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk melihat langsung kondisi dan dinamika pesantren yang memiliki peran strategis dalam membangun bangsa. Ia menegaskan, kehadiran negara dalam pembinaan pesantren harus diwujudkan secara nyata di lapangan.
“Pemerintah harus hadir langsung dalam pembinaan pondok pesantren. Tidak cukup hanya memantau dari kejauhan atau melalui laporan,”tambahnya.
Menag juga berharap pesantren terus menjadi pusat pembinaan generasi unggul yang berdaya saing dan mampu membawa Indonesia berkiprah di tingkat global. Ia turut menyinggung peningkatan kesejahteraan santri, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi yang dinilainya semakin membaik.
“Alhamdulillah, saat ini santri sudah mendapatkan asupan gizi yang lebih baik. Ini tidak lepas dari gagasan Presiden Prabowo yang sangat luar biasa,”ucapnya.
Lebih lanjut, Nazaruddin menyampaikan bahwa penguatan kelembagaan pesantren terus dilakukan, salah satunya melalui pembentukan direktorat khusus di lingkungan Kementerian Agama agar pembinaan pesantren dapat berjalan lebih fokus dan terarah.
Menjelang bulan suci Ramadan, Menag mengajak para santri dan pengelola pesantren untuk terus berperan aktif dalam pembinaan umat dan memakmurkan masjid.
“Mari kita jadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan produktivitas dan pengabdian. Pesantren memiliki sejarah panjang dan selalu diterima oleh seluruh lapisan masyarakat,”tuturnya.
Editor: Redaktur TVRINews




