LLDIKTI Wilayah IX Siap Kawal UNH Menjadi Kampus Bermutu dan Relevan Kebutuhan Zaman

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR –– Alih kelola Universitas Teknologi Sulawesi Utara oleh Yayasan Cendekia Purihita, menjadi Universitas Nusantara Harapan (UNH) memasuki tahap akhir.

Dimana siang tadi tim Direktorat Kelembagaan Ditjen Dikti melakukan evaluasi dan visitasi atas kesiapan yayasan menjalankan UNH yang berlokasi di Jl HM Yasin Limpo, Romang Polong, Samata, Kecamatan Somba Opu, Gowa.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr Andi Lukman menyampaikan alih kelola tersebut merupakan langkah strategis dalam rangka penguatan tata kelola dan keberlanjutan penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Dimana proses visitasi yang dilakukan sejak kemarin, tidak hanya menekankan aspek administratif dan kepatuhan regulasi.

Tetapi juga memastikan bahwa institusi memiliki arah pengembangan yang jelas, sehat secara kelembagaan, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

“Kami memandang alih kelola ini sebagai momentum transformasi untuk membangun universitas yang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi saat ini,” kata Andi Lukman, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, perguruan tinggi dituntut tidak hanya melahirkan lulusan, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kami meyakini bahwa Yayasan Cendekia Purihita mampu menyelenggarakan UNH dengan baik dan bertanggung jawab,” beber Andi Lukman.

Karenanya, LLDIKTI Wilayah IX berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar Universitas Nusa Harapan ke depan mampu tumbuh sebagai perguruan tinggi yang bermutu.

Menjadi kampus yang berdaya saing dan relevan dengan kebutuhan zaman, serta tetap menjunjung tinggi kepatuhan terhadap standar nasional pendidikan tinggi.

Terkait visitasi tersebut, Rektor UNH, Prof Dr Jasruddin menyampaikan pihaknya sangat bersyukur dan bangga bisa diberi kesempatan dan dinyatakan layak untuk divisitasi.

Dimana kelayakan visitasi itu ditentukan setelah evaluasi dokumen pada Akun SIAGA UNH. “Artinya, apa yang dikerjakan oleh tim atas dukungan dana dan moril dari Yayasan mulai menunjukan hasil,” kata Prof Jasruddin.

Karena itu, pihaknya berharap hasil evaluasi ini tidak berbeda dengan hasil evaluasi berkas yang telah dilakukan. Sehingga kalaupun ada perbaikan, pihaknya bisa koreksi segera, selanjutnya mengirimkan ke Kementerian.

“Dan Jika perbaikan itu dianggap clear maka SK Operasional UNH akan diberikan oleh Kementerian,” kata Prof Jasruddin. Mantan Kepala Kopertis ini juga menyampaikan harapannya UNH bisa mendapat SK operasional.

“Sehingga kami dapat menerima mahasiswa. Dengan demikian program keunggulan UNH dapat segera diimplementasikan untuk mempersiapkan generasi muda yang unggul dalam menciptakan generasi berdaya saing nasional dan internasional,” katanya.

Sementara Ketua Yayasan Cendikia Purihita, HM Kadir Halid menyampaikan harapannya setelah visitasi ini ada kesempatan dari tim melakukan penilaian, dan segera memberi izin UNH bisa segera beroperasi.

“Kalaupun ada kekurangan, kita akan benahi. Mereka (Tim Dikti) masih bersidang, harapan kami semua supaya tahun ini kita sudah bisa beroperasi, menerima mahasiswa baru,” beber Kadir Halid yang juga Ketua Komidi D DPRD Sulsel ini.

Area kampus UNH sendiri mencakup luas kurang lebih 14,4 hektare dan saat ini memliki sedikitnya 50 tenaga dosen dengan kualifikasi pendidikan doktoral (S3) dan magister (S2) dari delapan program studi, serta puluhan tenaga kependidikan (tendik) yang siang tadi mengikuti proses visitasi.

Selain dari LLDIKTI Wilayah IX, hadir juga LLDIKTI Wilayah XVI, Prof Dr Hasnawi Haris M Hum dan sejumlah perwakilan yayasan. (nur)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diisukan Jadi Ketua OJK, Misbakhun: Tugas Saya Masih Ketua Komisi XI
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tiga Buruh Harian Lepas Tersangka Perang Kelompok Tewaskan Warga
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Timnas Indonesia Siap Hadapi Timnas Jepang di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BPS Catat Ada 7,35 Juta Pengangguran di Indonesia per November 2025
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Bea Cukai Malang Tindak Jutaan Batang Rokok Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar dalam Karung Kompos
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.