MUI Tegaskan Dukungan Agar Polri Tetap di Bawah Presiden

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung posisi Polri tetap di bawah presiden. Kedudukan ini disebut mencerminkan komitmen kuat terhadap konstitusi, di mana Polri merupakan alat negara yang bertanggung jawab langsung kepada presiden.

"Terakhir, bahwa saya melihat dan mengapresiasi terhadap Bapak Kapolri (Jenderal Listyo Sigit Prabowo) atau Kepolisian Republik Indonesia yang tegak lurus, langsung mem-back up pemerintahan di bawah Presiden," kata Wakil Ketua Umum MUI, Marsudi Suhud, di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/2/2026).

"Untuk itu kami sendiri men-support untuk Kapolri tegak lurus di bawah Presiden," lanjutnya.

Baca juga: Ketum MUI Dukung Polri di Bawah Presiden: Manfaatnya Sudah Terasa

Marsudi menilai wacana kementerian kepolisian justru berpotensi menambah kerumitan birokrasi. Wacana ini disebutnya juga membuka ruang intervensi politik yang lebih luas terhadap institusi Polri.

"Karena sebuah loyalitas kepolisian langsung dengan Presiden adalah sebuah hal yang wajib. Maka untuk itu tidak ada perantara-perantara, tapi direct pada Presiden," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menolak ide yang menempatkan Polri di bawah kementerian. Jenderal Sigit menilai penempatan Polri di bawah kementerian melemahkan Polri sendiri dan juga Presiden RI.

Jenderal Sigit menyampaikan pernyataan ini di akhir Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1).

Jenderal Sigit mulanya berterima kasih kepada para fraksi DPR RI yang telah menyatakan dukungan agar Polri tetap di bawah Presiden RI. Dia menilai keterlibatan DPR dalam fungsi pengawasan Polri tetap harus dijalankan.

"Mohon maaf Bapak-bapak, Ibu-ibu sekalian, kami tentunya institusi Polri menolak kalau sampai ada usulan Polri berada di bawah kementerian khusus, karena bagi kami posisi institusi Polri seperti saat ini adalah posisi yang saat ideal. Kita bisa menjadi alat negara yang betul-betul memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Sigit.

Baca juga: Kapolri Terima Audiensi Pimpinan MUI, Tegaskan Sinergi Jaga NKRI

Jenderal Sigit menilai posisi Polri seperti saat ini, yaitu langsung di bawah Presiden RI, akan sangat membantu kepala negara. Dia menyebutkan penempatan Polri di bawah kementerian khusus akan menimbulkan potensi 'matahari kembar'.

"Di satu sisi kita betul-betul bisa berada langsung di bawah Bapak Presiden sehingga pada saat Presiden membutuhkan kami, maka kami bisa bergerak tanpa harus ada kementerian kementerian.... Ini menimbulkan potensi 'matahari kembar' menurut saya," kata Jenderal Sigit.




(ond/gbr)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dugaan Gasak Dana MBR hingga Gaji Direksi, Mantan Dirut PDAM Lebak Didakwa Rugikan Negara Rp 2,2 M
• 8 jam laludisway.id
thumb
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
• 42 menit lalusuara.com
thumb
Suzuki e VITARA Resmi Dibanderol Rp755 Juta
• 37 menit lalumedcom.id
thumb
Dituding Rebut Onyo dari Sarwendah, Ruben Onsu Beri Respons Tak Terduga
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
AS dan Iran Menjadwalkan Negosiasi Mendesak untuk Mencegah Perang
• 4 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.