Pemkab Agam Usulkan Program Padat Karya Rp3,8 Miliar dan Pelatihan untuk Penyintas Bencana

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengusulkan program padat karya senilai Rp3,8 miliar kepada Kementerian Ketenagakerjaan untuk membantu para penyintas bencana hidrometeorologi membuka lapangan pekerjaan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam, Budi Perwira Negara, menyampaikan bahwa proposal program tersebut sudah diajukan secara resmi.

"Kita telah mengusulkan 38 proposal kepada Kementerian Ketenagakerjaan dan mudah-mudahan proposal tersebut disetujui nantinya, sehingga dalam waktu dekat dilaksanakan," ungkapnya.

Program Padat Karya di Lokasi Terdampak Bencana

Program padat karya ini ditujukan khusus untuk wilayah terdampak bencana banjir bandang, banjir, dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Agam pada akhir November 2025.

Dana sebesar Rp3,8 miliar yang diusulkan akan dibagi ke dalam 38 paket pekerjaan, masing-masing senilai Rp100 juta.

Jenis kegiatan yang akan dilakukan dalam program padat karya meliputi pembangunan irigasi dan rabat beton jalan.

Setiap paket pekerjaan akan memberdayakan sekitar 30 orang penyintas dan warga terdampak bencana yang kehilangan mata pencaharian akibat rusaknya lahan pertanian dan perkebunan.

"Program ini memberdayakan masyarakat sekitar bencana dan mereka bakal diberi upah setiap harinya," ia menambahkan.

Tujuh Paket Pelatihan untuk Tingkatkan Keterampilan Penyintas

Selain program padat karya, Pemkab Agam juga merancang tujuh paket pelatihan keterampilan yang ditujukan bagi para penyintas bencana pada tahun 2026.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kualitas sumber daya manusia agar mereka bisa membuka usaha baru sebagai alternatif penghidupan.

Jenis pelatihan yang direncanakan meliputi:

  • Pembuatan konten visual untuk media sosial
  • Pembuatan roti dan kue (dua paket)
  • Pembuatan konten pemasangan berbasis aplikasi smartphone
  • Servis sepeda motor konvensional
  • Plate welder SMAW 3G-UP/PF (pelatihan pengelasan)
  • Plate welder SMAW FCAW 3G

"Pelatihan diadakan di Balai Latih Kerja (BLK), di nagari atau desa. Untuk peserta akan menyusul setiap paketnya dan peserta merupakan penyintas bencana yang mata pencariannya hilang dampak banjir bandang terjadi akhir November 2025," jelas Budi.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam sebagai langkah pemulihan ekonomi pascabencana.

"Kita mengatakan pelatihan agar mereka bisa membuka usaha baru dalam menumpang ekonominya," ujarnya menutup.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kronologi Ressa Akui Pernah Nikah dan Punya Anak dengan Dini Kurnia, Penyebab Cerai Akhirnya Terkuak!
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Kurir Sabu dan Ekstasi Jaringan Lintas Pulau Dituntut Hukuman Mati
• 11 jam lalurealita.co
thumb
Video: Prabowo Lantik Politikus Golkar, Adies Kadir Jadi Hakim MK
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Laju Pertumbuhan Ekonomi Bawa Katalis Positif ke Pasar Obligasi
• 49 menit lalubisnis.com
thumb
Rupiah Melemah ke Level Rp16.842 per Dolar AS, Tekanan Eksternal Masih Membayangi
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.