Cerita Warga Bandung yang Digigit Macan Tutul: Diselamatkan Anjing Saya

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Imron, seorang warga yang menjadi korban gigitan macan tutul yang berkeliaran di Desa Pacet, Kabupaten Bandung, menceritakan detik-detik menegangkan saat dirinya berhadapan langsung dengan satwa liar tersebut. Peristiwa itu terjadi saat macan tutul memasuki kawasan permukiman dan memicu kepanikan warga.

Imron mengaku awalnya tidak menyangka keberadaan macan tutul di lingkungan tempat tinggalnya. Saat kejadian, ia sedang bekerja sebagai buruh harian ketika mendengar keributan warga yang berteriak ada macan di sekitar permukiman.

“Saya lagi kerja, terus dengar warga ribut bilang ada macan. Awalnya saya enggak percaya, masa ada macan di sini,” ujar Imron saat menceritakan ulang kejadian tersebut, Kamis (5/2).

Rasa tidak percaya itu berubah menjadi kepanikan setelah ia melihat langsung seekor macan tutul berada tidak jauh dari lokasi. Menyadari kondisi lingkungan sekitar yang banyak terdapat anak-anak, Imron kemudian berinisiatif melakukan upaya penggiringan agar satwa liar tersebut menjauh dari permukiman padat.

“Saya bawa anjing saya buat nakut-nakutin macannya. Saya arahin ke lahan kosong, soalnya di sekitar sini banyak anak kecil, takutnya malah nyerang mereka,” katanya.

Upaya penggiringan tersebut sempat berhasil hingga macan tutul bergerak ke arah tembok sempit di sekitar lokasi. Namun, situasi berubah menjadi berbahaya ketika satwa tersebut terjepit di celah tembok dan melakukan perlawanan.

Dalam kondisi tersebut, anjing milik Imron secara spontan menyerang macan tutul, sehingga gigitan pada tangan Imron terlepas. Macan tutul kemudian mundur dan kembali terjepit di area tembok yang sama.

“Pas macannya gigit saya, anjing saya balik nyerang macan itu. Akhirnya gigitannya lepas, terus macannya mundur lagi ke tembok,” katanya.

Imron menggambarkan ukuran macan tutul tersebut cukup besar dan membuat siapa pun yang melihatnya merasa terancam. Menurutnya, panjang tubuh satwa liar itu diperkirakan mencapai sekitar dua meter.

“Macannya lumayan gede, ada kali dua meter, sepinggang orang dewasa,” ucapnya.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian dan pihak terkait. Tak lama berselang, petugas gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan penanganan hingga akhirnya macan tutul berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup.

Sementara itu, Imron mengalami luka akibat gigitan pada bagian tangan dan mendapatkan penanganan medis. Kejadian ini menjadi pengingat akan potensi konflik antara manusia dan satwa liar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Bongkar Peredaran Obat Aborsi Ilegal di Bogor, 5 Orang Ditangkap
• 22 jam laludetik.com
thumb
Coppa Italia: Inter Susah Payah Lalui Rintangan Torino
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
Jeda Kedatangan KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Mau Dipersingkat, Ini Empat Syaratnya
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
• 9 jam lalumatamata.com
thumb
Danantara Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Senilai Rp97 Triliun Besok
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.