Di Tengah Penolakan, Warga Terdekat Justru Dukung RDF Rorotan

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga yang tinggal paling dekat dengan refuse derived fuel (RDF) Plant Rorotan, Cilincing, Jakrta Utara, menyatakan sikap mendukung, dengan catatan pengelolaan terus diperbaiki dan diawasi.

Tokoh masyarakat Karang Tengah, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Ahmad Rifai, mengatakan warga sempat khawatir pada awal operasional.

“Awalnya memang ada penolakan karena warga khawatir. Tapi saat aspirasi kami disampaikan, pengelola menerima dengan baik dan membuka ruang dialog. Dari situ muncul kesepakatan bersama agar operasional RDF terus diperbaiki,” ujar Rifai dalam keterangan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca juga: Bingungnya Dinas LH Jakarta Menyusuri Bau RDF Rorotan

Selama ini, ruang publik lebih banyak diisi suara penolakan dari sebagian kecil warga dengan keberadaan fasilitas pengolahan sampah tersebut.

Menurut Rifai, keberadaan RDF Plant Rorotan dibutuhkan untuk mengolah sampah Jakarta yang volumenya sangat besar.

“Kalau tidak ada fasilitas seperti RDF ini, sampah Jakarta mau dibawa ke mana? Justru keberadaan RDF Plant Rorotan dibutuhkan agar sampah bisa langsung diolah dan tidak menumpuk,” katanya.

Rifai juga menilai ada perbaikan yang dilakukan pengelola, seperti peningkatan sistem mesin, penambahan deodorizer dan alat penghisap bau, pemasangan pemantau kualitas udara, hingga penggunaan truk compactor tertutup.

“Sekarang pengangkutan sudah menggunakan truk compactor, jadi sampah tidak berceceran dan air lindi tidak menetes di jalan. Sistem pengendalian bau juga terus ditingkatkan,” jelasnya.

Selain itu, keberadaan fasilitas ini disebut membuka peluang kerja bagi warga sekitar.

“Banyak anak-anak muda yang akhirnya bisa bekerja dan membantu ekonomi keluarga,” ungkap Rifai.

Baca juga: Rorotan Dipilih untuk RDF, Keberadaan Sawah dan Efisiensi Jadi Pertimbangan

Meski mendukung, warga tetap meminta pengendalian dampak lingkungan terus ditingkatkan.

“Kami tidak menolak, tapi memilih mengawal. Harapan kami, perbaikan terus dilakukan agar operasional RDF semakin maksimal dan aman bagi lingkungan,” tegasnya.

Warga terdekat rasakan dampaknya

Ketua RW 07 Kelurahan Rorotan, Idil Adha, mengatakan warganya mendukung operasional RDF Plant selama dikelola secara bertanggung jawab dan transparan.

Ia mengakui sempat tercium bau pada awal masa commissioning, tetapi tidak berlangsung lama.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Memang pernah beberapa kali tercium bau saat awal, tapi tidak lama. Kekhawatiran warga itu wajar, mulai dari isu kualitas udara, kesehatan, kemacetan, sampai dampak terhadap lingkungan sekitar,” ujar Idil.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jurnalis dari 30 Media Ikuti UKW di LKBN ANTARA, Perkuat Etika dan Profesionalisme
• 16 jam lalumerahputih.com
thumb
Harga Emas Antam Naik Lagi ke Level Rp2.956.000 per Gram Hari Ini (5/2)
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Plt Rektor UNM Prof Farida Patittingi Resmi Menerima Maba PPI Angkatan V Tahun 2026
• 11 jam laluharianfajar
thumb
Asing Net Sell Jumbo, Diam-Diam Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Menguat
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Truk 10 Ton Terjun ke Laut saat Bongkar Muatan di Pelabuhan Sofifi
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.