WAKIL Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter usai resmi dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/2).
Meski tidak menerima arahan teknis khusus dari Presiden, Juda menegaskan pesan utama pemerintah adalah memperkuat koordinasi lintas kebijakan demi pertumbuhan ekonomi.
"Intinya dari Presiden bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, mencapai program-program pemerintah yang sudah dicanangkan, tentu saja perlu koordinasi antara kebijakan fiskal dan kebijakan moneter dan juga tentu saja kebijakan di sektor riil," kata dia.
Baca juga : Berpengalaman sebagai Direktur IMF hingga Deputi Gubernur BI, Juda Agung Resmi jadi Wamenkeu
Soal upaya pembersihan korupsi di Direktorat Jenderal Bea Cukai dan Pajak, Juda mengapresiasi langkah yang telah ditempuh Kementerian Keuangan dalam beberapa bulan terakhir.
"Apa yang sudah dilakukan oleh Pak Purbaya di dalam 4 bulan terakhir ini adalah upaya-upaya untuk memperkuat, untuk mengurangi risiko dari korupsi di dua lembaga itu,” katanya.
Dengan latar belakang panjang di BI dan kini berada di otoritas fiskal, Juda optimistis sinergi kebijakan akan lebih efektif. "Pengalaman saya yang cukup lama di Bank Indonesia, kemudian di otoritas fiskal, ini tentu saja sinerginya akan lebih baik," tuturnya.
Baca juga : Jadi Wamenkeu, Juda Agung: Sinergi Fiskal-Moneter akan semakin Baik
Penugasan tersebut sekaligus mengakhiri perannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) demi menjaga batas kewenangan antarotoritas. Juda menjelaskan, pengunduran dirinya dari BI merupakan konsekuensi logis dari penugasan baru di Kementerian Keuangan.
"Alasan pengunduran diri jelas, karena saya ditugaskan sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tentu saja tidak bisa merangkap sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Dua otoritas yang berbeda," ujarnya.
Ia juga meluruskan anggapan penugasan mendadak. Menurut Juda, proses penugasan sudah dibicarakan sejak jauh hari. "Cukup, cukup jauh-jauh hari, bukan mendadak," katanya.
Terkait pembagian tugas dengan Menteri Keuangan Purbaya, Juda menyebut pembahasan detail akan segera dilakukan. "Detailnya belum, lah. Detailnya nanti insya Allah besok saya ketemu beliau untuk membahas detail pembagian tugasnya," ucapnya. (E-4)




