JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto dan 7 negara yang tergabung di dalam Board of Peace atau Badan Perdamaian disebut akan menekan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mendesak Israel agar segera menghentikan serangan ke Palestina.
Keterangan itu disampaikan oleh Duta Besar untuk Tunisia periode 2017-2021, Ikrar Nusa Bakti dalam dialog Kompas Petang, Kamis (5/2/2026).
“Yang jelas Pak Prabowo dan juga tentunya 8 negara Islam ini akan terus menekan agar Trump itu bisa menekan Israel agar menghentikan pemboman-pemboman terhadap Gaza yang masih terus berlangsung, itu satu,” ucap Ikrar.
Baca Juga: Alwi Shihab: Presiden Prabowo akan Perjuangkan Palestina dengan Two-state Solution, Itu Harga Mati
Kedua, lanjut Ikrar, pemerintah Indonesia tidak akan melanjutkan keanggotaan di Board of Peace atau Badan Perdamaian jika Israel tidak menyetujui adanya penyelesaian dua negara merdeka.
“Jadi ini yang juga menjadi satu yang sangat penting dan kita akan melakukan terus melakukan suatu diskusi-diskusi yang tadi saya katakan dengan tujuh negara muslim yang lainnya, agar apa yang diperjuangkan oleh 8 negara muslim ini benar-benar akan diikuti oleh Donald Trump,” kata Ikrak.
“Dan kita juga menginginkan agar ini bukan cuma Trump sebagai seorang Presiden, tapi kalau bisa ini juga didukung oleh Amerika sebagai sebuah negara. Karena kalau cuma Donald Trump sendiri, ini kan kemudian kekuatan politik di mana?,” imbuhnya.
Baca Juga: Dino Patti sebut Presiden Prabowo Punya Pendekatan Realistis untuk Penyelesaian Masalah Palestina
Di samping itu, Ikrar menekankan, Indonesia juga berharap BOP atau Dewan Perdamaian tidak melenceng dari kesepakatan di Dewan Keamanan PBB.
“Bahwa yang namanya perdamaian Palestina itu memang harus jalan juga dengan apa yang disebut dengan BOP yang dulu juga digagas oleh Dewan Keamanan PBB,” ucap Ikrar.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- ikrar nusa bakti
- presiden prabowo subianto
- prabowo subianto
- donald trump
- israel
- board of peace



