Forum Zayed Award for Human Fraternity Roundtable 2026 menjadi momen Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pesan perdamaian untuk dunia. Megawati mengatakan saat ini seharusnya sudah tidak ada perang sebab semua warga hidup dalam bumi yang sama.
"Dari semua pembicaraan yang saya dengar (Zayed Award), memang mereka berkeinginan bahwa mereka semua merasakan bahwa bagaimana dunia ini sepertinya akan mulai melupakan sebetulnya kehidupan kita itu satu, satu bumi. Dan seharusnya mestinya sudah selesai, tidak ada perang. Yang ada harusnya diteruskan dengan perdamaian," kata Megawati usai acara diskusi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (5/2/2026).
Megawati menyampaikan salah satu peran yang berkontribusi terhadap perdamaian di dunia yaitu perempuan. Dalam konteks itu, dia kemudian menceritakan pengalamannya sampai saat ini menjadi Ketua Umum PDIP.
"Makanya saya banyak sekali ditanya, bagaimana kok bisa menjadi sampai hari ini saya masih menduduki sebagai ketua umum partai, juga masih aktif. Saya mengatakan, ya itu tergantung kepada kaum perempuannya sendiri," kata Megawati.
Megawati juga membanggakan adanya aturan di Indonesia yang melindungi perempuan dan anak. Menurut Megawati, banyak pihak terkejut atas upaya Indonesia dalam perlindungan kaum rentan.
"Mereka kaget sekali bahwa kok bisa sampai... terjadi adanya perundangan seperti itu," kata dia.
Ketua Umum PDIP itu juga berbicara Pancasila dan masalah kemanusiaan. Megawati mengatakan nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah bangsa Indonesia itu relevan dengan nilai-nilai universal.
"Ketuhanan Yang Maha Esa bisa diadopsi, dari kemanusiaan dan yang lainnya, terutama tentunya di dalam masalah diskusi yang masalah kemanusiaan karena Human Fraternity itu, ya saya bilang bisa memakai yang namanya peri kemanusiaan. Sehingga dengan demikian bisa selaras," ujar dia.
(knv/rfs)



