Percepatan Penanganan Sampah Nasional, Mendiktisaintek Dorong Inovasi dari Kampus

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Pemerintah terus melakukan upaya dalam menuntaskan persoalan sampah nasional terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif. Dimana, perguruan tinggi dipandang memiliki peran strategis sebagai motor penggerak inovasi teknologi pengolahan sampah yang aplikatif dan berkelanjutan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan, bahwa ekosistem kampus merupakan ruang ideal untuk pengembangan solusi penanganan sampah berbasis riset. 

Melalui integrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat lanjutnya, kampus dinilai mampu menghasilkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Sejumlah perguruan tinggi telah menunjukkan kinerja positif dalam pengelolaan sampah mandiri. Dengan adanya program pengolahan terpadu tersebut, kampus tidak hanya menekan volume sampah, tetapi juga mengubahnya menjadi sumber daya bernilai guna.

“Pengelolaan sampah di kampus bukan sekadar mengurangi limbah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan inovasi yang dapat diterapkan di masyarakat,” ujar Brian Yuliarto kutip Jumat, 6 Januari 2026.

Selain itu, Kemdiktisaintek juga mendorong percepatan hilirisasi teknologi pengolahan sampah hasil riset perguruan tinggi. 

“Konsolidasi inovasi dilakukan bersama BRIN dan kementerian teknis, agar teknologi yang dikembangkan memenuhi standar keselamatan lingkungan dan siap diproduksi secara massal,” ungkapnya 

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan solusi pengolahan sampah yang terjangkau, efisien, dan dapat diadaptasi sesuai skala wilayah, dari kawasan permukiman hingga daerah dengan kapasitas timbulan sampah yang lebih besar.

Dikesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam negeri untuk mendukung kebijakan penanganan sampah nasional. 

Pemerintah, menurutnya, mendorong sinergi dengan perguruan tinggi yang telah memiliki kapasitas riset dan rekayasa teknologi, termasuk pengembangan waste to energy.

Ke depan, pemerintah akan memperkuat kajian dan pendataan kebutuhan teknologi di daerah agar implementasi solusi pengolahan sampah dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Duet Maruf Amin dan Abdussalam Shohib Dinilai Kembalikan Jati Diri NU
• 16 jam laluokezone.com
thumb
3 Tersangka Dana Syariah Indonesia akan Diperiksa Bareskrim Senin
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Ketua DPD RI Tegaskan Regulasi Desa Tak Bisa Tambal Sulam, Lingkungan Jadi Sorotan
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI Sepanjang 2025 Capai 5,11 Persen
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Ekonomi Sulsel Tumbuh, Lapangan Kerja Susah
• 19 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.