PT Pegadaian menyampaikan apresiasi kepada nasabah dan masyarakat atas kepercayaan yang terus diberikan terhadap layanan perusahaan.
IDXChannel - PT Pegadaian menyampaikan apresiasi kepada nasabah dan masyarakat atas kepercayaan yang terus diberikan terhadap layanan perusahaan, termasuk melalui aplikasi TRING!. Perseroan menegaskan bahwa seluruh emas yang dititipkelolakan di Pegadaian, baik melalui produk Tabungan Emas maupun Cicil Emas, dijamin sepenuhnya sebagai underlying asset dengan rasio 1:1. Artinya, setiap gram emas yang dibeli nasabah didukung oleh emas fisik yang setara.
Pegadaian menjelaskan bahwa emas fisik tersebut disimpan di brankas penyimpanan (vault) berstandar internasional dan diaudit secara berkala oleh regulator serta pengawas, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta transparansi dalam pengelolaan aset nasabah.
Dalam rilisnya yang diterima, pada Jumat (7/2/2026), Pegadaian mengakui bahwa lonjakan permintaan emas fisik dalam waktu bersamaan telah menyebabkan antrean panjang dalam proses pengajuan cetak dan pengambilan emas. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Saat ini, Pegadaian menyatakan tengah mengoptimalkan proses pencetakan emas fisik sesuai dengan denominasi atau gramasi yang diminta nasabah. Proses produksi dan distribusi disebut membutuhkan waktu, mengingat standar keamanan dan kualitas yang harus dipenuhi.
Sebagai langkah antisipatif, Pegadaian berkomitmen meningkatkan kapasitas produksi serta mempercepat distribusi emas fisik. Perseroan menargetkan seluruh permintaan yang tertunda dapat diserahterimakan kepada nasabah paling lambat akhir Februari 2026.
Bagi nasabah yang membutuhkan likuiditas dalam waktu dekat, Pegadaian menegaskan bahwa akses dana tetap terjamin. Nasabah dapat memanfaatkan layanan gadai emas atau skema buyback Tabungan Emas melalui outlet Pegadaian maupun aplikasi TRING!.
Pegadaian juga mengimbau nasabah dan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi situasi ini. Perseroan mendorong masyarakat berinvestasi emas secara bijak, sesuai profil risiko, kebutuhan, dan kemampuan finansial masing-masing, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Di akhir pernyataannya, Pegadaian menyampaikan apresiasi atas kritik, saran, dan masukan yang diterima sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah dan masyarakat.
(Shifa Nurhaliza Putri)



