Polres Jeneponto Pantau Mesin Dryer Jagung Jelang Petani Panen di Musim Hujan

terkini.id
5 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Jeneponto – Memasuki musim penghujan yang berpotensi mengganggu proses panen dan pascapanen jagung, Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Jeneponto, Kompol Syahrul, secara proaktif melakukan pemantauan langsung terhadap operasional mesin dryer (pengering jagung) di Desa Maero, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan serta kelancaran sarana pengeringan jagung pipil, mengingat kondisi cuaca lembap dan curah hujan yang tinggi dapat menghambat proses pengeringan manual yang selama ini masih banyak digunakan petani.

“Di musim hujan seperti sekarang, ketergantungan pada pengeringan manual menjadi tantangan besar bagi petani. Kehadiran mesin dryer diharapkan dapat menjadi solusi agar jagung pipil cepat kering, kualitas tetap terjaga, dan siap dipasarkan tanpa harus menunggu waktu lama,” jelas Kompol Syahrul saat meninjau lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Syahrul juga menginstruksikan seluruh jajarannya, khususnya para Bhabinkamtibmas, untuk aktif mengedukasi dan mengarahkan para petani di wilayah binaan masing-masing.

Para petani diberikan alternatif untuk memanfaatkan jasa pengeringan jagung menggunakan mesin dryer milik PT Sinar Jaya yang dikelola oleh Rahim, berlokasi di Dusun Bonto Sobbi, Desa Maero.

Pemilik mesin dryer, Rahim, menyambut baik langkah kepolisian yang turun langsung ke lapangan. Ia mengapresiasi perhatian Polres Jeneponto terhadap kebutuhan petani, khususnya di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.

“Sangat kami apresiasi langkah Bapak Polisi yang datang langsung melihat proses pengeringan. Ini bentuk perhatian nyata untuk membantu petani. Jika ada kendala, baik dalam pengeringan maupun penjualan hasil panen, kami siap berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik,” ujar Rahim.

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Jeneponto dalam mendukung sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong percepatan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya bagi petani jagung di wilayah Kabupaten Jeneponto.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kapolri dan MUI Sepakati Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Alessandro Del Piero: AC Milan Kandidat Pertama Juara Serie A Musim Ini
• 20 jam lalumerahputih.com
thumb
Hasil Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Timnas Indonesia Vs Jepang Lanjut ke Babak Tambahan
• 18 jam lalubola.com
thumb
Mensos Gus Ipul Tegaskan RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Kesehatan PBI
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
OJK Optimistis Industri Pembiayaan Tumbuh 8% di 2026
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.