"Ya ngeri lah. Ngeri, takut jatuh," begitu yang disampaikan Hasan saat tiap kali melintas Jalan Raya Bogor untuk beraktivitas. Hasan kini berusia 70 tahun. Tapi dia masih sering melintasi Jalan Raya Bogor saban hari untuk antar jemput istrinya belanja di Pasar Cibinong.
Rumahnya tak jauh dari jalanan itu. Di sekitar kawasan Cibinong. Kalau lagi berkendara dengan motor Honda Beat-nya, Hasan khawatir keberadaan lubang di Jalan Raya Bogor itu bisa mencelakainya. Apalagi saat malam hari.
"Kalau malam mengganggu, kalau siang bisa milih-milih," kata Hasan, saat berbincang dengan kumparan di depan Pasar Cibinong, Jumat (6/2).
Tak hanya Hasan, banyak pengendara motor lainnya yang juga takut dengan banyaknya lubang di sepanjang Jalan Raya Bogor itu.
Misalnya diutarakan oleh Uceng (40) yang bilang bahwa jalan berlubang itu dapat menyebabkan insiden kecelakaan.
"Soalnya kebanyakan rem mendadak gitu kan. Jadi takutnya kalau kita ngerem mendadak kayak gitu, biasanya terjadi tabrakan beruntun nantinya. Yang belakang kan siapa tahu lagi kencang atau bagaimana kita enggak tahu kan. Apalagi buat menghindar, terus bikin orang jatuh. Ya menghindar juga jadi tabrakan. Kayak gitu," kata Uceng.
Ketakutan Uceng mengenai insiden kecelakaan dari jalan berlubang bukan tanpa dasar. Menurutnya Jalan Raya Bogor memang selalu ramai oleh kendaraan, terlebih saat pagi hari.
"Soalnya kan di sini kan jalan ramai kan. Ya mungkin banyak orang bekerja, berangkat pagi. Jadi kalau ada jalan berlubang itu sangat menghambat sih. Jadi bisa juga membuat kecelakaan jalan itu berlubang," ujar dia.
Uceng menjelaskan jalan berlubang itu makin terasa menjadi persoalan bagi pengendara saat malam hari.
Sepanjang Jalan Raya Bogor, lubang banyak ditemukan. Berbagai jalan berlubang yang ada diameternya berbeda-beda dan letaknya dominan di bagian kanan jalan.
Beberapa jalan berlubang berdiameter besar dan memengaruhi arus lalu lintas, bahkan menyebabkan beberapa kendaraan yang melintasinya menimbulkan bunyi 'jedug'. Di sisi lain, sedikit dari jalan berlubang tersebut diberikan tanda kapur putih.



