Wamenkes Pastikan PBI BPJS Kesehatan Pasien Cuci Darah Sudah Aktif Lagi

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, status Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan milik para pasien cuci darah sudah kembali diaktifkan.

Wamenkes Pastikan PBI BPJS Kesehatan Pasien Cuci Darah Sudah Aktif Lagi. (Foto Niko/IMG)

IDXChannel - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, status Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan milik para pasien cuci darah yang sempat ditolak oleh rumah sakit, sudah kembali diaktifkan.

Ungkapan tersebut menyusul viralnya kasus puluhan pasien cuci darah yang ditolak oleh pihak rumah sakit karena status PBI BPJS Kesehatan milik mereka tiba-tiba dinonaktifkan. Sehingga, penanganan terhadap pasien cuci darah terkendala.

Baca Juga:
Catat, Pemutihan Utang BPJS Kesehatan Dimulai Akhir 2025

“Kan kita lakukan aktivasi ya mereka yang kemudian memang harus memerlukan cuci darah sampai tapi BPJS-nya itu dinonaktifkan, oleh Dinas Sosial boleh melakukan reaktivasi lagi,” kata Dante kepada awak media di Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Dia memastikan saat ini status PBI BPJS Kesehatan milik para pasien cuci darah tersebut sudah aktif kembali. Mereka juga sudah mendapat penanganan dan bisa melakukan cuci darah dengan biaya yang ditanggung oleh PBI.

Baca Juga:
Mensos Tegaskan RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran

“Sudah, sudah aktif, sudah mulai pengobatan lagi,” ujar dia.

Baca Juga:
Menkes Pastikan Ada Solusi Bagi Pasien Cuci Darah yang Tak Bisa Gunakan BPJS Kesehatan

Selain itu, Dante menuturkan, bagi pasien cuci darah yang status PBI BPJS Kesehatan miliknya masih dalam tahap reaktivasi, mereka bisa langsung mendatangi fasilitas atau layanan kesehatan untuk melakukan aktivasi kembali.

“Bagi mereka yang belum kalau mereka belum melakukan aktivasi berarti tinggal datang ke fasilitas kesehatan melakukan aktivasi lagi,” kata Dante. 

Lebih lanjut, dia menegaskan pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial terkait optimalisasi dan pemutakhiran data penerima PBI BPJS Kesehatan sebagai langkah antisipasi agar hal serupa tidak terjadi lagi. Sebab, masih banyak masyarakat yang tidak seharusnya menikmati layanan dari PBI BPJS Kesehatan.

“Ini masalah data-data yang kita kompilasi, kita buat supaya lebih bagus karena kita juga tidak mengapresiasi ada beberapa yang harusnya itu tidak menerima PBI tapi menerima PBI. Nah itu memang matanya dilakukan pemutakhiran data oleh Kementerian Sosial. Ini diharapkan yang menerima PBI memang mereka yang yang harus, yang memang wajar untuk mendapatkan jaminan,” ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Selamat! Chelsea Islan Umumkan Kehamilan Anak Pertama di Momen Ulang Tahun Suami
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Tersingkir dari Coppa Italia, Luciano Spalletti Akui Atalanta Lebih Cerdas dan Matang ketimbang Juventus
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Trump Prioritaskan Diplomasi dengan Iran, Namun Siapkan Opsi Militer
• 11 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Disentil Prabowo, Menteri LH dan Menpar Turun Tangan Bersihkan Sampah Pantai Kuta
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.