Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menekankan pentingnya penjagaan kebersihan lingkungan di tempat wisata dalam upaya untuk meningkatkan citra dan daya saing pariwisata nasional.
"Bali adalah permata pariwisata Indonesia. Wajah pariwisata Indonesia di mata dunia sangat lekat dengan Bali. Karena itu, kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama," katanya di sela Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kedonganan, Bali, Jumat.
Sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian, ia menyampaikan bahwa pengelolaan sampah merupakan bagian dari upaya pembangunan usaha pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Menteri Pariwisata menekankan bahwa penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama, kerja kolektif yang melibatkan seluruh elemen bangsa.
Dia mengapresiasi pelaksanaan Aksi Bersih Sampah Laut yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup bersama Pemerintah Provinsi Bali, TNI, Polri, komunitas, pelaku industri pariwisata, institusi pendidikan, serta pemangku kepentingan lain.
Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menunjukkan sinergi pentahelix untuk menjaga kelestarian lingkungan di daerah destinasi wisata.
Baca juga: Presiden serukan perang terhadap sampah lewat Gerakan Indonesia Asri
Aksi Bersih Sampah Laut merupakan tindak lanjut Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto guna mendorong perubahan perilaku dan membangun budaya bersih.
"Aksi ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga destinasi wisata kita," kata Menteri Pariwisata.
Kementerian Pariwisata juga menjalankan Gerakan Wisata Bersih untuk menumbuhkan kesadaran kolektif serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata.
Melalui program ini, kementerian mendorong peningkatan edukasi, partisipasi masyarakat, serta keterlibatan pelaku industri dalam pengelolaan kebersihan lingkungan.
Widiyanti mengatakan bahwa usaha pariwisata yang berkualitas hanya dapat tumbuh di lingkungan yang bersih, tertata, dan terawat dengan baik.
"Mari kita jaga Bali. Mari kita jaga pariwisata Indonesia. Mari kita jaga masa depan kita bersama," katanya.
Selain menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi wisatawan, kebersihan destinasi wisata dinilai dapat memperkuat reputasi destinasi pariwisata.
Baca juga: Kepulauan Seribu aktifkan Gerakan Wisata Bersih
Baca juga: Gerakan Wisata Bersih digiatkan untuk jaga destinasi wisata
"Bali adalah permata pariwisata Indonesia. Wajah pariwisata Indonesia di mata dunia sangat lekat dengan Bali. Karena itu, kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab kita bersama," katanya di sela Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Kedonganan, Bali, Jumat.
Sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian, ia menyampaikan bahwa pengelolaan sampah merupakan bagian dari upaya pembangunan usaha pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Menteri Pariwisata menekankan bahwa penanganan sampah merupakan tanggung jawab bersama, kerja kolektif yang melibatkan seluruh elemen bangsa.
Dia mengapresiasi pelaksanaan Aksi Bersih Sampah Laut yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup bersama Pemerintah Provinsi Bali, TNI, Polri, komunitas, pelaku industri pariwisata, institusi pendidikan, serta pemangku kepentingan lain.
Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menunjukkan sinergi pentahelix untuk menjaga kelestarian lingkungan di daerah destinasi wisata.
Baca juga: Presiden serukan perang terhadap sampah lewat Gerakan Indonesia Asri
Aksi Bersih Sampah Laut merupakan tindak lanjut Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto guna mendorong perubahan perilaku dan membangun budaya bersih.
"Aksi ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga destinasi wisata kita," kata Menteri Pariwisata.
Kementerian Pariwisata juga menjalankan Gerakan Wisata Bersih untuk menumbuhkan kesadaran kolektif serta tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata.
Melalui program ini, kementerian mendorong peningkatan edukasi, partisipasi masyarakat, serta keterlibatan pelaku industri dalam pengelolaan kebersihan lingkungan.
Widiyanti mengatakan bahwa usaha pariwisata yang berkualitas hanya dapat tumbuh di lingkungan yang bersih, tertata, dan terawat dengan baik.
"Mari kita jaga Bali. Mari kita jaga pariwisata Indonesia. Mari kita jaga masa depan kita bersama," katanya.
Selain menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi wisatawan, kebersihan destinasi wisata dinilai dapat memperkuat reputasi destinasi pariwisata.
Baca juga: Kepulauan Seribu aktifkan Gerakan Wisata Bersih
Baca juga: Gerakan Wisata Bersih digiatkan untuk jaga destinasi wisata




