Jakarta: Timnas Futsal Indonesia menorehkan malam bersejarah di Indonesia Arena, Jakarta. Untuk pertama kalinya, skuad Merah Putih menembus partai final AFC Futsal 2026 setelah menumbangkan raksasa Asia, Jepang, dengan skor 5-3 pada laga semifinal, Kamis, 5 Februari 2026.
Kemenangan ini mengantarkan Indonesia ke partai final Piala Asia Futsal 2026, sebuah capaian tertinggi sepanjang sejarah tim. Final akan mempertemukan Indonesia melawan Iran. Indonesia tampil tanpa rasa gentar sejak menit awal. Berstatus tuan rumah, skuad Merah Putih bermain agresif, cepat, dan penuh determinasi. Tekanan tinggi yang diterapkan memaksa Jepang keluar dari pola permainan rapi yang menjadi ciri khas mereka.
Laga ini menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah futsal nasional. Bukan hanya karena ini kali pertama Indonesia berhasil lolos ke final AFC Futsal, tetapi juga karena keberhasilan menaklukkan tim yang secara peringkat dunia jauh lebih tinggi.
Berdasarkan data dari Peringkat Dunia Futsal Putra FIFA, Jepang berada di posisi ke-13 dengan 1.282,47 poin, sedangkan Indonesia masih menempati peringkat ke-24 dengan 1.190,97 poin.
Di balik momen bersejarah ini, terdapat peran penting dari para pencetak gol yang membawa Indonesia meraih kemenangan. Siapa saja mereka? Berikut profil singkat lima pemain yang mencatatkan nama di papan skor pada laga tersebut.
Samuel Eko
Samuel Eko. (Instagram/@samuelekoputra9)
Samuel Eko mencetak gol pembuka bagi Timnas Indonesia pada menit ke-12, memanfaatkan kemelut di depan gawang Jepang. Gol tersebut membuka keunggulan Indonesia menjadi 1-0 dan menjadi pemicu semangat bagi tim dalam laga semifinal tersebut.
Samuel Eko Putra Tampubolon, lahir di Pontianak pada 16 Mei 1998, merupakan pivot andalan Timnas Futsal Indonesia. Ia dikenal sebagai salah satu pemain paling konsisten dalam skuad Merah Putih berkat penyelesaian akhir yang tajam serta pergerakan tanpa bola yang efektif. Dalam karier klub, Samuel pernah memperkuat Kancil BBK, Black Steel Manokwari, SKN FC Kebumen, dan Bintang Timur Surabaya.
Di level internasional, ia telah tampil pada sejumlah turnamen bergengsi, termasuk SEA Games 2025 di Thailand, di mana ia turut mempersembahkan medali emas. Pada Piala Asia Futsal 2026, Samuel tampil impresif dan mencetak gol penting di fase gugur, termasuk saat melawan Irak dan Jepang.
Usai mencetak gol pembuka dalam kemenangan 5-3 atas Jepang di semifinal, Samuel menyampaikan rasa harunya.
“Alhamdulillah saya dan teman-teman berhasil memberikan yang terbaik. Di final, kami mohon doa dan dukungannya,” ujarnya.
“Kami terharu bisa lolos ke final, dan tentunya semakin berasa karena kita menjadi tuan rumah,” tambahnya.
Ardiansyah Nur (Lewat Gol Bunuh Diri Motoishi)
Ardiansyah Nur. (Instagram/@ardiansyahnur_)
Gol kedua Indonesia pada menit ke-23 berawal dari tembakan keras Ardiansyah Nur yang salah diantisipasi oleh bek Jepang,
Takehiro Motoishi, dan berujung menjadi gol bunuh diri. Meski tidak tercatat secara resmi atas namanya, kontribusi Ardiansyah tetap menjadi titik penting yang menggandakan keunggulan Indonesia dan mengubah dinamika pertandingan.
Ardiansyah Nur, yang akrab disapa “Anca”, lahir di Makassar pada 27 Agustus 1997 dan berposisi sebagai flank. Ia dikenal luas karena stamina luar biasa dan etos kerja tinggi, sehingga dijuluki “pemain tiga paru-paru”.
Ardiansyah merupakan alumnus Black Steel FC Manokwari dan menjadi langganan Timnas Futsal Indonesia di berbagai turnamen bergengsi.
Dalam wawancara pasca pertandingan, Ardiansyah menekankan pentingnya persiapan panjang tim dalam menghadapi Jepang.
“Alhamdulillah berkat kita juga persiapan dari jauh-jauh hari, dan dari uji coba juga sebelumnya, dan alhamdulillah anak-anak juga mentalnya bagus,” ujar Ardiansyah, 6 Februari 2026, melansir ANTARA.
Firman Adriansyah
Firman Adriansyah. (Instagram/@f.adriansyahh)
Firman Adriansyah mencetak gol ketiga Indonesia pada menit ke-39, memanfaatkan umpan Samuel Eko yang langsung ia sambut dengan tendangan keras ke gawang Jepang. Gol tersebut kembali membawa Indonesia unggul 3-2 dan menjadi momentum penting sebelum laga memasuki babak tambahan.
Pemain kelahiran Bogor, 9 Februari 2000 ini berposisi sebagai flank dan dikenal dengan kecepatan serta akurasi pergerakannya di sisi sayap. Firman memperkuat Cosmo JNE FC Jakarta dan sebelumnya sempat bermain untuk IPC II Pelindo. Ia mulai memperkuat timnas sejak 2019, termasuk saat tampil di Piala Asia Futsal U-20 tahun itu, dan terus menjadi bagian penting dari skuad senior hingga kini.
Selain tampil di Piala Asia Futsal 2026, Firman juga pernah mencetak gol saat Indonesia menang atas Belanda di Aqua Futsal Four Nations Cup 2025. Ia termasuk pemain yang konsisten di berbagai ajang regional dan internasional sejak AFF Futsal Cup 2022 hingga turnamen AFC lainnya
Dikenal sebagai salah satu motor serangan tim nasional, gaya bermain Firman menggabungkan kecepatan, kecerdasan taktikal, dan kemampuan menyisir pertahanan lawan secara konsisten. Kontribusinya dalam pertandingan semifinal kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu flank terbaik Indonesia saat ini.
Baca Juga:
Kalahkan Jepang, Ranking FIFA Timnas Futsal Indonesia Berpotensi Menguat Reza Gunawan
Reza Gunawan. (Instagram/@rezagunawan_8)
Reza Gunawan mencetak gol penting pada menit ke-45 babak tambahan pertama, memanfaatkan kesalahan pertahanan Jepang dan mengubah skor menjadi 4-3. Momen tersebut menjadi titik balik yang kembali mengangkat keunggulan Indonesia atas Jepang.
Pemain kelahiran Bogor, 25 Oktober 1998 ini, berposisi sebagai flank dan dikenal sebagai sosok dinamis dalam lini serang. Sejak 2021, Reza memperkuat klub Cosmo JNE FC Jakarta di liga futsal profesional Indonesia dan telah menjadi bagian dari Timnas Futsal Indonesia sejak 2022.
Reza mencuri perhatian publik futsal Asia saat tampil gemilang di CFA International Tournament 2025 di Tiongkok. Dalam turnamen itu, ia menjadi top skor dengan tujuh gol dan meraih gelar Most Valuable Player (MVP) setelah membawa Indonesia keluar sebagai juara.
Selain kontribusinya pada laga melawan Jepang, Reza juga mencetak gol dalam kemenangan 5–0 atas Korea Selatan di fase grup Piala Asia Futsal 2026. Kecepatan, penyelesaian akhir, dan kemampuannya menyisir sisi lapangan membuatnya menjadi ancaman konstan bagi lini pertahanan lawan.
Dewa Rizki Amanda
Dewa Rizki Amanda. (Instagram/@dewarizkii)
Gol kelima Indonesia tercipta pada menit ke-48 babak tambahan kedua melalui sepakan akurat Dewa Rizki Amanda. Gol ini tercipta saat Jepang menerapkan skema power play dan gawang mereka dalam keadaan kosong. Dewa dengan tenang melepaskan tembakan langsung yang memperlebar keunggulan menjadi 5-3 dan memastikan langkah Indonesia ke final.
Dewa Rizki lahir di Bekasi pada 16 Januari 2001 dan berposisi sebagai anchor—pemain bertahan yang juga berfungsi sebagai pengatur serangan. Ia adalah pemain pilar Cosmo JNE Jakarta dan menjabat sebagai kapten Timnas Futsal Indonesia. Dewa dikenal sebagai sosok yang tenang, visioner, dan memiliki determinasi tinggi baik di dalam maupun luar lapangan.
Karier profesional Dewa dimulai sejak usia 18 tahun saat ia bergabung dengan SKN FC Kebumen pada 2019. Namanya makin dikenal ketika memperkuat Jawa Barat dalam ajang PON XX Papua 2021 dan sukses meraih medali perak.
Di level timnas, ia menjadi langganan skuad utama dan pada tahun 2025 sukses membawa Indonesia menjuarai CFA International Futsal Tournament di Tiongkok sebagai kapten tim. Dalam final melawan Denmark, Dewa mencetak gol pembuka dan mengangkat trofi kemenangan.
Di luar lapangan, Dewa Rizki juga dikenal karena komitmennya terhadap pendidikan. Ia tercatat pernah menempuh studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, lalu melanjutkan kuliah di Universitas Terbuka agar lebih fleksibel menyeimbangkan karier atlet dan akademik. Sikapnya ini membuatnya menjadi panutan generasi muda atlet Indonesia


