JAKARTA, KOMPAS.com - PDI-P bakal kembali menggelar ajang lari bertajuk Soekarno Run 2026 di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Minggu (15/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-53 PDI-P dan sepenuhnya diprakarsai oleh kelompok anak muda.
Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto mengapresiasi inisiatif para pemuda yang menggagas kegiatan tersebut, termasuk 10 mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi.
“Terima kasih atas gagasan prakarsa dari anak-anak muda kita. Atas prakarsanya dengan semangat 'berlari di atas kaki sendiri', yang menggelorakan prinsip-prinsip pentingnya kemandirian dalam diri para pemuda Indonesia," kata Hasto, saat ditemui di kawasan GBK, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Baca juga: PDI-P soal Dukungan Prabowo Dua Periode: Setiap Partai Punya Kedaulatan Sikap
Hasto menyebut, sejumlah aktivis muda, di antaranya Mujab dan Milky Ferdian, sebagai motor penggerak utama Soekarno Run 2026.
Menurut dia, ajang ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan jasmani, tetapi juga membangun ikatan emosional generasi muda dengan Sang Proklamator, Soekarno.
“Ini bukan sekadar aktivitas fisik untuk kesehatan jiwa dan raga, melainkan juga upaya membangun ikatan emosional (emotional bonding) dengan Sang Proklamator," ungkap dia.
Peluncuran Soekarno Run 2026 turut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Ketua DPP PDI-P Darmadi, Wakil Bendahara Umum PDI-P Yuke Yurike, serta Wasekjen PDI-P Adian Napitupulu.
Senada dengan Hasto, Ketua DPP PDI-P Bidang Pemuda dan Olahraga MY Esti Wijayati menegaskan pentingnya memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkreasi dan berkontribusi.
Baca juga: PDI-P Minta Negara Jaga Suara Rakyat di Pemilu, seperti Publik Percaya M-Banking
Menurut dia, pemuda adalah masa depan dan harapan bangsa yang harus diberi ruang untuk berkreasi dan berpendapat.
"Soekarno Run menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan sepenuhnya melalui ide, gagasan, dan pemikiran untuk membuat hal baru," kata Esti.
Esti menambahkan, pelibatan penuh para aktivis muda dalam kepanitiaan Soekarno Run 2026 sekaligus menjadi ajang pembuktian kapasitas kepemimpinan mereka.
“Mas Mujab beserta seluruh jajaran kepanitiaan, 10 orang para aktivis yang kita harapkan ke depan juga menjadi para pemimpin bangsa kita. Kita lihat, apakah mereka mampu menunjukkan kecerdasannya di ruang yang kita berikan untuk melaksanakan Soekarno Run ini," pungkas Esti.
Acara peluncuran ditutup dengan pekik “Merdeka” yang disambut antusias oleh para kader muda dan awak media yang hadir.
Pada kesempatan ini, PDI-P juga resmi meluncurkan jersey dan medali untuk Soekarno Run 2026.
Baca juga: Prabowo: Pak Pram dari PDI-P, Tetap Saya Dukung supaya DKI Aman dan Selamat
Salah satu elemen kunci pada jersey tersebut adalah penyematan frasa "Berdiri di Atas Kaki Sendiri".
Sebagai informasi, Soekarno Run 2026 akan mempertandingkan kategori 5 kilometer, 10 kilometer, dan kategori pelajar dengan total peserta mencapai 10.000 pelari.
Selain itu, panitia juga menyiapkan beasiswa bagi pelajar yang berhasil meraih podium dalam ajang tersebut.
Soekarno Run 2026 diharapkan menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi sekaligus merawat nilai-nilai kebangsaan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




