Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan terhadap kaum buruh di Indonesia. Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah mengoptimalkan peran Desk Ketenagakerjaan dengan fokus khusus pada perlindungan buruh perempuan.
Rencana tersebut disampaikan Sigit usai menerima kunjungan dari pengurus Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) di Mabes Polri, Jakarta Selatan.
“Kami terus untuk mengoptimalkan terkait dengan pelayanan kepolisian di bidang permasalahan perburuhan, juga tentunya kita perluas terkait dengan pelindungan terhadap buruh-buruh perempuan,” jelas Sigit usai pertemuan di Mabes Polri, Jumat (6/2).
Sigit menjelaskan, perluasan fungsi ini bertujuan agar kepolisian dapat memperjuangkan hak-hak buruh secara lebih optimal. Hal ini mencakup pengawalan hak menyampaikan aspirasi hingga pendampingan dalam penyelesaian masalah industrial.
“Tentunya harapan kami ke depan buruh terus semakin sejahtera. Terus terbuka lapangan pekerjaan ke depan sehingga memberikan ruang bagi teman-teman buruh untuk terus bisa berkarya dengan baik untuk membawa Indonesia menjadi Indonesia yang berdaulat, sejahtera,” tambahnya.
Elly juga menyambut baik keseriusan Polri dalam mengelola Desk Ketenagakerjaan. Menurutnya, inovasi ini merupakan langkah maju yang bahkan diakuinya sebagai preseden di tingkat global.
“Pengetahuan kami yang pertama sekali juga kepolisian itu membentuk Desk KetenagaKerjaan di seluruh dunia,” kata Elly.
Elly menambahkan bahwa keberadaan desk khusus ini telah memberikan dampak nyata yang dirasakan oleh para pekerja di lapangan, baik yang tergabung dalam serikat maupun buruh secara umum.
“Kami merasakan dan melihat banyak sekali hal-hal yang dilakukan melalui Desk Ketenagakerjaan dan itu sangat bermanfaat bagi buruh. Bukan hanya buruh anggota kita tapi buruh secara umum,” ucap dia.
Ke depannya, KSBSI berharap kolaborasi dengan Polri tidak hanya berhenti di tingkat pusat. Elly mendorong agar Desk Ketenagakerjaan ini dibentuk hingga ke level daerah untuk memudahkan koordinasi di akar rumput.
“Lalu kami KSBSI akan tetap berada bersama-sama dengan Polri. Karena kami menganggap Polri itu adalah sahabat kami. Dan kami meminta di bawah kepimpinan Bapak kapolri bahwa Desk ketenagakerjaan itu tidak hanya ada di pusat tapi nanti akan ada sampai di daerah supaya Serikat Buruh dan Polri juga bisa bersinergi tidak hanya di nasional,” pungkasnya.





