Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) selaku subholding gas Pertamina memosisikan sumber daya manusia (SDM) sebagai aset utama untuk mencapai target strategis perusahaan, khususnya pada tahun ini.
Emiten berkode saham PGAS itu terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan kompetitif agar dapat mendorong produktivitas.
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama menyebut, di tengah budaya kerja yang solid, PGN memberikan ruang bagi pekerja untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi serta mengeksplorasi peluang bisnis demi keberlanjutan perusahaan.
“Seluruh kontribusi pekerja di seluruh operasi juga diarahkan untuk sentiasa mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan yang disiplin terhadap aspek HSSE," kata Rachmat dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).
Rachmat memaparkan bahwa kualitas lingkungan kerja di PGN tecermin pada capaian positif pada beberapa parameter di tahun 2025. Tingkat keterikatan pekerja dengan perusahaan (employee engagement) mencapai 87,74%, sehingga masuk dalam Kategori Tinggi.
Kepercayaan pekerja pada keberlanjutan perusahaan juga terlihat dari tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.
Selain itu, PGN berhasil mengelola vacancy rate di bawah 10%, menunjukkan setiap fungsi dalam perusahaan terisi oleh pekerja yang kompeten guna menunjang operasional dan layanan kepada pelanggan.
Dengan total 2.752 pekerja PGN Group hingga akhir 2025, pencapaian positif tersebut menunjukkan stabilitas dan kesehatan kerja yang berkontribusi pada produktivitas pekerja yang sangat baik untuk mencapai target perusahaan.
“Kompetensi SDM yang baik ini akan terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis,” ujarnya.
Adapun, pada tahun ini PGN melanjutkan pengembangan proyek strategis gas bumi dalam rangka perluasan pemanfaatan gas bumi nasional. Dengan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$353 juta, PGN mengalokasikan sekitar 62% yang difokuskan untuk pengembangan di segmen midstream, downstream, dan lainnya.
Langkah-langkah yang akan dilakukan adalah penguatan infrastruktur distribusi gas dan jaringan gas rumah tangga. Investasi juga akan dilakukan secara selektif dan bertahap untuk mendukung ketahanan energi.
“PGN percaya, dedikasi SDM yang profesional dan berintegritas merupakan motor penggerak utama untuk mencapai target perusahaan tersebut.”
Sejauh ini, kata Rachmat, PGN terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi informasi untuk menunjang kompetensi pekerja di era digital. PGN telah menerapkan digitalisasi, tidak hanya untuk efisiensi proses bisnis, tetapi juga cara PGN untuk membangun kedekatan dengan pelanggan dalam rangka memberikan service excellence.
Rachmat menegaskan bahwa digitalisasi PGN telah terintegrasi di seluruh rantai proses bisnis gas bumi, mulai dari asset operation and maintenance, network operations sampai dengan pengelolaan pelanggan.
Keamanan digital selalu menjadi prioritas, di mana pada 2026, cyber security PGN berhasil mencapai tingkat keamanan 100%. Artinya, perlindungan terhadap infrastruktur digital dalam kondisi prima untuk menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan serta informasi perusahaan.




