Dendam Membara, Begini Detik-Detik Pelaku Racuni Ibu dan Kakak-Adik di Jakut

okezone.com
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengungkap kronologi Abdullah Syauqi Jamaludin, pelaku yang meracuni ibu dan saudara kandungnya hingga tewas di Warakas, Jakarta Utara. Syauqi pun telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Pelaku membeli zat tersebut di warung, kemudian dia kembali ke rumahnya mencampurkan zat tersebut dalam panci yang di situ sudah ada rebusan tehnya," kata Erick saat konferensi pers di Polres Jakarta Utara, Jumat (6/2/2026).

Erick mengungkapkan pelaku tidak sekadar mencampur racun, tetapi memastikan para korban mengonsumsinya saat tidak berdaya. Teh yang telah dicampur racun tikus tersebut dipindahkan ke cangkir sebelum diberikan kepada korban.

Baca Juga :
12 Curhatan Warga Warakas ke Ridwan Kamil, dari Guru Ngaji Nangis Sampai Modal Usaha

"Kemudian rebusan ini dimasukkan lagi ke dalam sebuah cangkir. Kemudian dari cangkir disuapi ke mulut ke para korban ketika korban terlelap tidur. Kemudian korban meninggal dunia," ujarnya.

Berdasarkan hasil penyidikan, terdapat dua tahap yang dilakukan AS untuk memastikan nyawa anggota keluarganya melayang. "Ada dua proses yang dilakukan pelaku. Pertama, korban dibuat pingsan dengan metode tertentu. Kemudian proses kedua setelah memastikan korban pingsan namun belum MD (meninggal dunia), dia menyendokkan racun lagi ke dalam mulut korban," ungkapnya.

Untuk diketahui, peristiwa tragis ini merenggut nyawa Siti Solihah (50), serta dua anak lainnya yakni Afiah Al Adilah Jamaludin (28) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (14). Ketiganya ditemukan dengan kondisi mulut berbusa di rumah kontrakan mereka.

Baca Juga :
Kurir Narkoba Asal Warakas Tanjung Priok Ditangkap, 500 Gram Sabu Disita

AS yang merupakan anak ketiga di keluarga tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi kritis untuk menutupi jejaknya. Namun, bukti toksikologi dari Puslabfor dan keterangan saksi-saksi akhirnya membongkar siasat bulus pelaku pada 4 Februari 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Rotasi 40 Pejabat DJP: Kita Masih Belum Bersih, Ada yang Tak Lurus
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Segera Cek Aktivasi Rekening PIP 2026 Sekarang, Awas Dana Bantuan Murid Bisa Hangus
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Perekonomian Jakarta 2025 Terdongkrak Berkat Momen Nataru
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rencana Gedung MUI di Bundaran HI: Setinggi 40 Lantai di Lahan 4 Ribu Meter
• 46 menit laludetik.com
thumb
BCA Expoversary 2026 Tawarkan Bunga Spesial Dorong Konsumsi Masyarakat
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.