Bantuan Pangan hingga Trauma Healing untuk Warga Aceh Tamiang

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Sebanyak 30 ton bantuan pangan didistribusikan ke Aceh Tamiang. Pengiriman bantuan disertai penanganan trauma healing untuk warga terdampak bencana.

"Ini merupakan bentuk solidaritas seluruh mitra, dan donatur di seluruh penjuru dunia untuk memberikan bantuan bagi saudara-saudara kita di provinsi terdampak bencana," kata Direktur Utama Action Humanity Muhammad Arief Saufi dikutip dari Antara, Jumat, 6 Februari 2026.

Bantuan dari pihaknya merupakan dukungan terhadap pemerintah, untuk memercepat proses pemulihan pascabencana. Pihaknya juga membangun mushala darurat di beberapa titik pedalaman Aceh Tamiang yang terdampak paling parah, yaitu Desa Sunting, Tanjung Gelumpang, Babo, dan Desa Bandar Pusaka, Dusun Blank Kandis.
 

Baca Juga :Gerindra Rayakan HUT ke-18 dengan Fokus Doa Bersama di Tengah Bencana Tanah Air


Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan penderitaan para korban yang memerlukan pertolongan. Hal ini sesuai dengan misi lembaga itu untuk membantu seluruh pihak yang sedang berada dalam kondisi krisis.

"Langkah ini sesuai dengan visi dari lembaga kami, bahwa membantu manusia dan makhluk hidup di dunia untuk bertahan dan keluar dari krisis, utamanya saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana besar ini," ucap Saufi.


Pihaknya juga mendistribusikan genset, starlink, serta mendirikan dapur darurat yang akan memasak 5.000 porsi setiap harinya. Aksi ini juga dibantu oleh beberapa relawan lokal dan TNI.

Selain itu pihaknya menggelar kegiatan nonton film bersama warga setempat terdampak banjir di Aceh Tamiang, yang menjadi bagian dari dukungan psikososial untuk membantu pemulihan trauma anak-anak pascabencana. Melalui hiburan sederhana, kata dia, diharapkan keceriaan dan semangat anak-anak kembali tumbuh.

Posko tersebut menjadi tempat berkumpul mereka setiap malam untuk menonton film mulai pukul 19.00-23.00. Kegiatan ini dilakukan setiap hari selama hampir tiga pekan.

"Sejak banjir kami memang belum banyak beraktivitas, terutama dalam masalah hiburan televisi kami terendam semua, sehingga hiburan saat ini memang kami perlukan khususnya untuk anak-anak," kata Kepala Dusun Blank Kandis, Aceh Tamiang, Herman.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenag Dorong Peningkatan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Madrasah demi Reformasi Pendidikan Nasional
• 1 jam lalupantau.com
thumb
BRI Super League: 3 Pertandingan Kebobolan 6 Gol, Kapten Bali United Emoh Gagal Lagi di Kandang Lawan Persebaya
• 5 jam lalubola.com
thumb
Hidup Berpindah di Balik Gemerlap Pasar Malam
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Menag Serahkan Bantuan Rp50 Juta untuk Rehabilitasi Gereja Blenduk Semarang
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Gempa Pacitan, 14 Perjalanan Kereta Api Daop 6 Yogyakarta Sempat Berhenti
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.