Perusahaan Aset Kemenkeu Tersangkut OTT, Ketua dan Wakil PN Depok Diciduk terkait Dugaan Suap

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pimpinan Pengadilan Negeri (PN) Depok dan direktur perusahaan milik negara di bawah Kementerian Keuangan. Operasi yang berlangsung pada Kamis (5/2) malam di Depok, Jawa Barat, ini terkait dugaan suap penanganan sengketa lahan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa operasi menangkap tujuh orang.

BACA JUGA: Ini Bocoran KPK soal OTT Hakim di Depok, Oalah

"Ini diduga terkait dengan sengketa lahan antara PT KRB, yang merupakan badan usaha di ekosistem Kementerian Keuangan, yang fokus terkait dengan pengelolaan aset," ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (6/2).

Dari sisi penerima, KPK mengamankan tiga pejabat PN Depok. "Tiga orang dari pihak PN Depok, salah satunya ketua Pengadilan Negeri," sebut Budi.

BACA JUGA: Korupsi di DJP, KPK Panggil Konsultan Pajak

Saat dikonfirmasi apakah yang diamankan adalah ketua dan wakil ketua, Budi membenarkan, "Betul, betul." Sementara dari sisi pemberi, empat orang dari PT Karabha Digdaya (KRB) diamankan, termasuk direktur perusahaan tersebut.

Informasi ini sejalan dengan pernyataan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Hery Supriyono, yang menyebut ruangan Ketua PN Depok I Wayan Eka Mariarta, Wakil Ketua Bambang Setyawan, dan juru sita telah disegel penyidik. PT Karabha Digdaya adalah perusahaan pengelola aset properti dan rekreasi, seperti Emeralda Golf Club, yang sahamnya dimiliki Kemenkeu.

BACA JUGA: Kasus Sertifikasi K3, KPK Panggil Direktur PT Mitra Dinamis Yang Utama

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkap penangkapan terjadi saat transaksi berlangsung. "Ada delivery, ada sejumlah uang yang berpindah dari pihak swasta kepada pihak aparat penegak hukum," jelas Asep di Gedung KPK, Kamis malam. KPK juga mengamankan barang bukti uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Ketujuh orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KPK Periksa Rini Soemarno dan Eks Dirjen Migas sebagai Saksi Kasus Gas PGN-IAE


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wapres Gibran Tinjau Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Ribuan Warga Mengungsi
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Kepala KPP Madya Banjarmasin Minta Uang Apresiasi, Dipakai DP Rumah Rp 300 Juta
• 11 jam lalugenpi.co
thumb
BCA Digital Bukukan Laba Bersih Rp213,4 Miliar di 2025, Tumbuh 98% YoY
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Harga Emas UBS dan Galeri24 Stabil di Awal Februari, UBS Rp2,988 Juta per Gram
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Chef Ini Bagikan Tips Ungkep Ayam yang Cepat dan Antigagal
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.