Menlu Sugiono dan Bos Danantara Lepas Kepulangan PM Albanese di Lanud Halim

detik.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese bertolak kembali ke Australia usai merampungkan kunjungan kerja di Indonesia. Keberangkatan PM Albanese dilepas oleh Menteri Luar Negeri Sugiono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani.

Dikutip Biro Sekretariat Presiden, pesawat yang ditumpangi PM Albanese dan delegasi lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (7/2/2026), sekitar pukul 06.45 WIB.

Selain Sugiono dan Rosan, ada juga Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Bruce Brazier, Atase Pertahanan Australia Brigadir Micah Batt, Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia Siswo Pramono, serta Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi turut melepas kepulangan PM Albanese.

Baca juga: Traktat Keamanan RI-Australia yang Kini 'Sahabat Dekat'

Sebelumnya, PM Albanese diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (6/2). Pertemuan kedua pemimpin membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia-Australia di berbagai bidang prioritas.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo dam PM Albanese menandatangani Traktat Keamanan Bersama (Treaty on Common Security) Indonesia dan Australia. Perjanjian itu sebagai upaya memperkuat kerja sama keamanan dan pertahanan, serta mekanisme konsultasi bilateral dalam menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

Prabowo memandang pentingnya perjanjian tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi dasar untuk hidup berdampingan Indonesia dengan Australia.

"Bagi Indonesia hal ini mencerimna komitmen teguh terhadap prinsip bertetangga baik dan kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif," kata Prabowo usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta.

Baca juga: Video Prabowo ke Kader di HUT Gerindra: Jangan 'Nakal' Pakai Uang Rakyat!

"Indonesia dan Australia ditakdirkan untuk hidup berdampingan dan kita memilih membangun hubungan tersebut atas dasar saling percaya dan itikad baik," lanjutnya.

Sementara, PM Albanese mengungkap perjanjian ini sekaligus menandakan hubungan Australia dan Indonesia yang lebih kuat. Ia pun mengapresiasi kepemimpinan Prabowo dengan komitmen pribadinya memajukan keamanan di seluruh kawasan.

"Perjanjian ini menandakan bahwa hubungan Australia dan Indonesia lebih kuat dari sebelumnya. Fakta bahwa kita menandatangani perjanjian ini hari ini adalah bukti kepemimpinan kuat Presiden Prabowo dan komitmen pribadinya untuk memajukan keamanan di kawasan kita dan bahkan di seluruh dunia," ujarnya.

Baca juga: Prabowo-PM Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama, Apa Untungnya bagi RI?

Melalui perjanjian ini, Albanese menyebut Indonesia bukan hanya sekadar partner tapi juga sahabat dekat. Ia berkomitmen untuk terus membangun kerja sama signifika ke depan dengan Indonesia.

"Ini menunjukkan kekuatan kemitraan kita dan kedalaman kepercayaan serta kerja sama kita. Australia dan Indonesia berbagi salah satu batas maritim terpanjang di dunia, yang secara alami menjadikan kita mitra dekat. Namun hari ini, kita lebih dari sekadar mitra, kita adalah sahabat dekat," ujarnya.

Simak juga Video 'Prabowo Bertemu PM Albanese, Bahas Kerja Sama Pertahanan-Ekonomi':




(eva/ygs)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
1.152 Korpasgat Ikuti Latihan Hardha Maruta di Lampung
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pinkan Mambo Jalani Hidup Baru, Ngamen di Jalan Saat Usaha Donat Menurun
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Warga Asing Marah dan Petisi MK Gegara Dilarang Ribut Urus Politik-HAM
• 29 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Terduga Pelaku Pembunuh Anak Dibakar Hingga Tewas
• 1 jam lalurealita.co
thumb
Tuduhan Korupsi dan Penculikan Ditolak, Presiden Filipina Lolos dari Pemakzulan
• 2 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.