Brigade Parako 1 Pasgat menggelar Latihan Hardha Marutha 1 Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya menguji kemampuan tempur serta profesionalisme prajurit. Latihan tersebut memanfaatkan Air Weapon Range (AWR) Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.
Komandan Divisi Parako Pasgat Marsekal Pertama TNI Ahmad Sunawar S Qodri, menegaskan bahwa latihan ini memiliki nilai strategis dalam membentuk profesionalisme prajurit Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat). Latihan difokuskan pada peningkatan ketahanan fisik, mental, serta disiplin prajurit dalam pelaksanaan operasi militer.
Latihan Hardha Marutha 1 TA 2026 diikuti oleh 1.152 prajurit Korpasgat dan melibatkan berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista). Sejumlah alutsista yang digunakan antara lain pesawat angkut C-130 Hercules dan CN-295, helikopter EC-725 Caracal dan NAS-332 Super Puma, serta kendaraan tempur Korpasgat dan alutsista tempur lainnya.
Baca juga: Tugas dan Besaran Gaji Syifa, WNI Berhijab yang Jadi Tentara AS
Sementara itu, Komandan Brigade Parako 1 Pasgat Kolonel Pas Helmi, menyampaikan bahwa latihan ini menjadi uji kesiapan prajurit secara menyeluruh, baik dari aspek kemampuan individu maupun kerja sama satuan.
Ia berharap melalui latihan ini, prajurit Korpasgat semakin adaptif, modern, profesional, dan unggul, serta mampu merespons berbagai bentuk ancaman secara cepat dan tepat di setiap medan operasi.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495424/original/073309000_1770369689-1001912126.jpg)