Bom Bunuh Diri Guncang Masjid Islamabad

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews - Islamabad

Puluhan Jemaah Tewas dalam Serangan Saat Salat Jumat di Tarlai Kalan

Ibu kota Pakistan, Islamabad, berduka setelah serangan bom bunuh diri mematikan melanda Masjid Khadija Tul Kubra di kawasan Tarlai Kalan pada Jumat 6 Februari b2026 siang waktu setempat.

Insiden tragis yang terjadi di tengah pelaksanaan ibadah salat Jumat tersebut dilaporkan telah merenggut sedikitnya 31 nyawa dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka.

Menurut keterangan Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, pelaku sempat dihadang oleh petugas keamanan masjid sebelum akhirnya melepaskan tembakan dan memicu ledakan di tengah kerumunan jemaah. 

Asif juga memberikan indikasi awal bahwa pelaku memiliki jejak perjalanan lintas batas dari wilayah Afghanistan.

Pihak administrasi Islamabad melaporkan bahwa sebanyak 169 korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat, termasuk Pakistan Institute of Medical Sciences (PIMS).

Kelompok ISIL (ISIS) melalui saluran komunikasi resminya telah menyatakan bertanggung jawab atas serangan yang menyasar minoritas Syiah di wilayah tersebut.

Kecaman Nasional dan Internasional

Wakil Perdana Menteri Pakistan, Ishaq Dar, mengutuk keras peristiwa ini dan menyebutnya sebagai tindakan pengecut yang mencederai prinsip-prinsip kemanusiaan serta nilai-nilai Islam.

“Menargetkan rumah ibadah dan warga sipil adalah kejahatan keji. Pakistan tetap teguh dan bersatu melawan segala bentuk terorisme,” tegas Dar dalam pernyataan resminya.

Senada dengan hal tersebut, Presiden Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan rasa duka yang mendalam. Mereka menegaskan bahwa negara berdiri bersama keluarga korban di masa sulit ini.

Namun, kritik tajam datang dari tokoh senior Syiah Pakistan, Raja Abbas Nasir. 

Ia menilai insiden ini bukan sekadar tragedi, melainkan bentuk kegagalan serius otoritas keamanan dalam melindungi nyawa warga negara.

Dunia Internasional Bereaksi

Duta Besar Inggris untuk Pakistan, Jane Marriott, mengungkapkan kemarahan dan kesedihannya atas serangan yang ia sebut "mengerikan" tersebut.

Delegasi Uni Eropa di Pakistan juga mengeluarkan pernyataan serupa, menyampaikan belasungkawa sembari mengutuk segala bentuk aksi teror.

Kawasan Islamabad dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi sasaran serangan sporadis, termasuk ledakan di kompleks yudisial tahun lalu.

Tragedi di Tarlai Kalan ini kembali menambah catatan panjang tantangan keamanan yang dihadapi oleh pemerintah Pakistan dalam meredam sel-sel militansi di jantung ibu kota.

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian guna mencari bukti tambahan dan memastikan keamanan di area sekitar masjid.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menteri Purbaya Minta Revisi Cukai Bioetanol Kelar 1 Minggu, Bisa Hemat Impor Miliaran Dolar
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Kualitas Layanan Listrik di Kepulauan Seribu Ditingkatkan
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sinopsis JEJAK DUKA DIANDRA SCTV Episode 34, Hari Ini Jumat 6 Februari 2026: Dim Kehilangan Fokus saat Prewedding, Kedekatan Diandra dan Jordan Jadi P
• 17 jam lalutabloidbintang.com
thumb
PBI BPJS Dinonaktifkan, Walkot Semarang Pastikan Warga Terlindungi UHC
• 14 jam laludetik.com
thumb
10 Saham Top Losers Sepekan, Ada FILM, RMKO, hingga MINA
• 4 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.