MAROS, DISWAY.ID -- Perum BULOG melaksanakan Panen Raya dan Launching Serapan Gabah Petani di Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional menuju target 4 juta ton setara beras pada tahun 2026.
Kegiatan ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani, Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Gowa Husniah Talenrang, Ketua DPRD Maros Gemilang Pagessa dan jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
Panen raya ini menegaskan peran strategis Sulawesi Selatan sebagai salah satu lumbung pangan nasional, sekaligus menjadi momentum dimulainya percepatan penyerapan gabah petani oleh Bulog.
BACA JUGA:Peran Strategis Muhammadiyah Dorong Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
BACA JUGA:Tinjau Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Wapres Tegaskan Keselamatan Warga Prioritas Utama
Sinergi antara Bulog, pemerintah daerah, dan aparat di lapangan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga gabah serta menjamin kepastian serapan hasil panen petani.
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan mengapresiasi keterlibatan aktif TNI, khususnya Babinsa, dalam pengawalan harga gabah di tingkat petani.
“Kalau tidak dibantu TNI, tengkulak masih banyak memukul harga. TNI turun, Dandim turun, Babinsa turun, alhamdulillah harga gabah sudah sesuai standar,” ujar Zulkifli Hasan.
Zulkifli Hasan juga menyampaikan rencana penguatan infrastruktur logistik pangan melalui pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa.
Ia menambahkan bahwa tren produksi beras nasional terus meningkat.
BACA JUGA:Kementerian, TNI, dan Polri Kompak Bahas Penguatan Moderasi Beragama, Ini Hasilnya
BACA JUGA:Ultimatum Purbaya ke Pegawai DJP yang Baru Dilantik, Korupsi Terulang, Pimpinan Ikut Dicopot!
“Tahun lalu Bulogserap 3 juta ton setara beras. Tahun ini kita targetkan 4 juta ton. Kalau tercapai, insyaallah kita tidak hanya tidak impor, tapi bisa ekspor beras,” tegasnya.
Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan memiliki posisi yang sangat krusial dalam peta ketahanan pangan nasional.
“Selain sentra produksi pertanian di Pulau Jawa, Sulawesi Selatan merupakan wilayah strategis sebagai penyangga pangan nasional. Dengan dukungan pemerintah melalui sarana dan prasarana pertanian, kami optimistis produksi beras di Sulsel akan semakin meningkat dan penyerapan gabah dapat berjalan optimal," ujar Ahmad Rizal Ramdhani
- 1
- 2
- »


