GenPI.co - Analis komunikasi politik Hendri Satrio bicara terkait peluang Gibran Rakabuming Raka dipilih menjadi Cawapres, mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2029.
Pria yang akrab disapa Hensa itu mengatakan Prabowo Subianto perlu mempertimbangkan berbagai hal, jika kembali memilih Gibran menjadi Cawapres.
Dia menyampaikan, jika Gibran punya orientasi kuat maju Calon Presiden pada Pilpres 2034, seharusnya Prabowo tidak memilihnya.
“Prabowo sebaiknya tidak memilih Gibran, kalau Gibran punya ambisi maju Capres pada 2034,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (7/2).
Dia mengungkapkan penerimaan publik terhadap Prabowo, masih relatif baik. Poros oposisi, juga belum menunjukkan indikasi mengajukan tokoh kuat.
“Oposisi, seperti PDIP belum ada tanda-tanda akan mengeluarkan jagoannya sampai hari ini ya,” tuturnya.
Hensa menilai ada tiga opsi Cawapres pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Mereka, yakni kader Gerindra, orang tanpa partai, atau yang tak punya ambisi jadi capres.
Dia menyebut Prabowo bisa memilih kader internal Partai Gerindra, untuk mencegah efek politik yang membesarkan partai lain di lingkar koalisi.
“Kalau memilih wapres dari partai lain, Pak Prabowo rugi. Sebab, sama saja memberi panggung untuk partai lain bersinar,” ujarnya.
Hensa mengatakan Prabowo juga terbuka kemungkinan memilih sosok non-partai atau yang tak punya ambisi maju capres di periode berikutnya.
“Kalau cawapres punya ambisi capres, maka dia sibuk cari panggung dan tidak fokus kerja membantu presiden,” ucapnya. (ant)
Heboh..! Coba simak video ini:



