Makassar: Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Khusus di Sulawesi Selatan, rukyatul hilal dipusatkan di Observatorium Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jalan Sultan Alauddin No. 259, Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, dijadwalkan pukul 16.30 Wita.
“Rukyatul hilal awal Ramadan 1447 H di Sulawesi Selatan akan melibatkan Kemenag Sulsel, Badan Hisab Rukyat (BHR) Sulsel, BMKG Makassar, MUI Sulsel, Pengadilan Agama, lembaga pemantau dari perguruan tinggi, serta unsur organisasi kemasyarakatan keagamaan,” kata Kepala Kantor Kemenag Sulawesi Selatan, Ali Yafid, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 7 Februari 2026.
Baca Juga :
Cuti Bersama Lebaran 2026 Tanggal 20-24 Maret, Ini Jadwal LengkapnyaBMKG Wilayah IV Makassar bersama dengan Kemenag Sulsel melakukan pemantauan Rukyatul Hilal di CPI Makassar, Sulawesi Selatan. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin.
Ia menjelaskan, pelibatan berbagai pihak tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama untuk memastikan proses penetapan awal Ramadan berjalan secara transparan, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selanjutnya, bahan pemantauan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H yang digelar oleh Kementerian Agama RI di Jakarta.
“Harapan kita bersama, awal Ramadan hingga Idulfitri nanti dapat dilaksanakan secara bersamaan oleh umat Islam di Indonesia,” jelasnya.
Meski demikian, Kementerian Agama menegaskan tetap berkomitmen mematuhi dan melaksanakan hasil sidang isbat yang digelar pada hari yang sama sebagai keputusan resmi pemerintah.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F09%2F16%2Fbea2b5ae1a3c26d9e03b3334aaef7ab6-seleksi_2.jpg)
