Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan berbagai insentif pajak dan kegiatan untuk menunjang perekonomian menjelang Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Kebijakan tersebut akan melibatkan pusat-pusat perbelanjaan, pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga sektor jasa agar aktivitas ekonomi tetap bergairah seperti pada momentum Natal dan Tahun Baru lalu.
Advertisement
“Saya juga sudah memutuskan di dalam menyambut Imlek, Gong Xi Fa Cai, dan juga Ramadan dan puasa maupun Idulfitri maka Jakarta akan mengadakan berbagai kegiatan,” kata Pramono di Jakarta, dikutip Sabtu (7/2/2026).
Dia menyampaikan, kegiatan itu mencakup upaya untuk mendorong pusat perbelanjaan dan UMKM agar semakin hidup, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk berbelanja dengan harga yang lebih kompetitif.
“Termasuk di dalam kegiatan itu mendorong agar pusat-pusat perbelanjaan, UMKM semakin hidup, orang bisa menikmati belanja dengan harga yang semakin kompetitif, tersedia. Kami memberikan insentif pajak dan lomba diskon dan sebagainya,” ujarnya.




