Moms, limbah sampah yang selama ini identik dengan masalah lingkungan kini bisa diolah menjadi solusi nyata untuk ruang belajar anak, lho.
Salah satunya ada Di PAUD Al-Alam, Tangerang. Sekolah ini dibangun dengan konsep block school, yaitu bangunan yang disusun dari balok hasil daur ulang plastik. Sekolah ini merupakan hasil kolaborasi Happy Hearts Indonesia bersama Pakuwon Group dengan tujuan membangun sekolah yang layak, aman, dan ramah lingkungan bagi anak-anak.
Limbah Plastik Disulap Jadi Bangunan SekolahSylvia Beiwinkler selaku CEO Happy Hearts Indonesia, menjelaskan, pemilihan material balok dari sampah daur ulang berangkat dari komitmen membangun sekolah yang lebih berkelanjutan.
“Happy Hearts selalu mencari solusi bangunan yang lebih sustainable. Karena kami membangun banyak sekolah setiap tahun, kami membutuhkan material yang jumlahnya banyak dan siap digunakan,” ujarnya pada kumparanMOM, Jumat (6/2).
Blok plastik ini berasal dari limbah yang diproses di Surabaya, lalu dicetak menjadi balok di Lombok sebelum dikirim ke berbagai wilayah pembangunan sekolah, termasuk Tangerang. Sistem penyusunannya menyerupai LEGO, sehingga mudah dirakit namun tetap memenuhi standar keamanan internasional.
Ruang Kelas Lebih Terang, Sejuk, dan Tahan GempaPenggunaan balok plastik membuat ruang kelas di PAUD Al-Alam terasa lebih terang dan tidak pengap. Untuk menunjang aktivitas belajar, ruangan dilengkapi kipas angin agar anak-anak bisa bergerak dengan nyaman. Struktur block school ini juga dirancang tahan gempa, sehingga lebih aman untuk anak usia dini.
Fakta menariknya, bangunan dari balok plastik ini tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, dinding luar perlu dilapisi pelindung agar tidak terkena paparan sinar matahari langsung.
Kenyamanan Belajar untuk Anak Usia DiniAli selaku Kepala Sekolah PAUD Al-Alam, menyebutkan satu ruang kelas bisa diisi 15 anak dengan 1 guru, rasio yang dinilai ideal untuk menjaga fokus dan kenyamanan belajar.
Ia juga berterima kasih karena Pakuwon dan Happy Hearts Indonesia yang telah membangun sekolah untuk menunjang kegiatan belajar anak-anak di desanya.
"Kami sangat bersyukur, ini sudah kali kedua gedung sekolah kami dibangun demi kebutuhan dan kenyamanan anak-anak,” tutupnya.




