Bisnis.com, BATAM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat strategi perluasan investasi dengan membangun konektivitas langsung bersama komunitas pengusaha Indonesia di Eropa.
Dalam agenda business networking di Belanda, Ketua Kadin Kepri Mustava bertemu dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA) untuk menjajaki pembentukan pipeline kerja sama investasi, khususnya di sektor industri maritim, manufaktur, dan pengembangan kawasan ekonomi berbasis pelabuhan.
Dalam pertemuan tersebut, Kadin Kepri memaparkan keunggulan Kepulauan Riau sebagai kawasan industri strategis yang berada di jalur pelayaran internasional, didukung ekosistem galangan kapal, manufaktur, serta logistik lintas batas yang terus berkembang.
Mustava menyampaikan bahwa diaspora pengusaha Indonesia di Eropa memiliki nilai strategis sebagai investor, mitra usaha, sekaligus jembatan akses ke pasar global.
“Jejaring diaspora ini dapat berperan sebagai katalis investasi, baik melalui direct investment, joint venture, maupun penguatan rantai pasok industri maritim Kepri,” ujarnya, Jumat (6/2).
Dia menegaskan, pendekatan Kadin Kepri tidak lagi sebatas promosi potensi daerah, melainkan mendorong terbentuknya kerja sama bisnis yang terukur dan berkelanjutan.
Baca Juga
- Realisasi MBG di Kepri Capai 79 Persen, Pemprov Kejar Target 2026
- Polda Riau Sebut Gajah Mati di Ukui Pelalawan Akibat Luka Tembak
- Baru 83 SPPG di Kepri yang Sudah Bersertifikat SLHS, Totalnya Ada 199
“Kami mendorong kolaborasi yang konkret, mulai dari pertukaran informasi pasar, penjajakan proyek galangan kapal dan manufaktur maritim, hingga peluang pengembangan kawasan industri dan logistik,” katanya.
Selain sektor industri, diskusi juga mengangkat peluang investasi di sektor pariwisata bernilai tambah, termasuk pengembangan destinasi khusus bagi pasar Eropa, seperti wisata bahari dan long-stay tourism untuk segmen senior citizen.
Kadin Kepri menilai keterlibatan pengusaha diaspora dapat mempercepat positioning Kepulauan Riau sebagai hub industri maritim dan logistik regional yang terintegrasi dengan jaringan bisnis Eropa.
Ke depan, Kadin Kepri berharap komunikasi yang terbangun dengan komunitas pengusaha Indonesia di Belanda dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama investasi konkret, sekaligus memperkuat peran Kepulauan Riau dalam peta ekonomi maritim nasional dan global.





