Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan merevitalisasi masjid di tiga Provinsi, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang rusak akibat bencana banjir bandang. Revitalisasi ini akan dilakukan menggunakan donasi yang terhimpun oleh MUI.
Hal ini disampaikan langsung oleh Nusron Wahid selaku Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana dalam acara pengukuhan dan ta'aruf pengurus MUI 2025-2030 di Masjid Istiqlal hari ini, Sabtu (7/2/2026). Nusron mengatakan donasi ini dikumpulkan oleh panitia pengukuhan dan taaruf pengurus 2025-2030.
"Alhamdulillah, panitia telah melakukan kerja bakti, dalam hal ini nanti kita akan menyerahkan rehabilitasi masjid satu masjid di Aceh satu masjid di Sumatera Utara dan satu masjid di Sumatera Barat, yang itu adalah korban bencana," kata Nusron dalam sambutannya.
Selain masjid, Nusron menyebut MUI juga akan merevitalisasi 500 rumah. Ratusan rumah warga yang direvitalisasi tersebut milik guru ngaji dan marbut masjid.
"Selanjutnya, Majelis Ulama Indonesia juga alhamdulillah sudah mengumpulkan donasi yang disumbangkan dan terkumpul untuk membiayai rehabilitasi rumah sebanyak 500 rumah untuk guru ngaji dan marbut masjid di Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara dan di Provinsi Sumatera Barat," tutur Nusron.
Nusron mengatakan hal ini dilakukan oleh MUI untuk memberikan kemanfaatan kepada umat manusia. Menurutnya, hal ini juga sebagai tanggung jawab mengatasi bencana.
"Tanggung jawab mengatasi bencana tidak hanya tanggung jawab pemerintah tapi tanggung jawab kita semua termasuk Majelis Ulama Indonesia," imbuhnya.
(kuf/whn)




