RSBP Batam Resmi Layani Tindakan Intervensi Jantung Bawaan untuk Pasien Dewasa, Pertama di Kepulauan Riau

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, Kepulauan Riau, kini resmi membuka layanan intervensi penyakit jantung bawaan (PJB) untuk pasien dewasa, menjadikannya fasilitas pertama di wilayah tersebut yang menyediakan tindakan ini secara menyeluruh dari neonatus hingga usia dewasa.

Sebelumnya, tindakan intervensi PJB di Batam hanya tersedia bagi anak-anak, dan sebagian besar masih mengandalkan rumah sakit swasta.

Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSBP Batam, dr. Muhammad Yanto menyampaikan, "Ini yang pertama kali di RSBP Batam untuk tindakan PJB pada pasien dewasa. Kalau sebelumnya tindakan ini sudah ada untuk anak-anak, sekarang usia di atas 18 tahun sudah bisa dilakukan di sini."

Tangani Pasien 8 Hari hingga 22 Tahun, Tanpa Operasi

Pada hari pelaksanaan perdana, tim medis RSBP Batam menangani pasien dari berbagai kelompok usia, termasuk bayi berusia 8 hari dan pasien dewasa yang baru pertama kali didiagnosis.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Fellowship Kardiologi Pediatrik dan Penyakit Jantung Bawaan, dr. Priyandini Wulandari mengatakan, "Alhamdulillah, kami baru saja menyelesaikan tindakan intervensi nonbedah pada pasien penyakit jantung bawaan dewasa yang pertama di RSBP Batam."

Pasien dewasa tersebut dirujuk setelah hasil rontgen dalam medical check-up menunjukkan adanya pembesaran jantung.

Diketahui bahwa pasien telah hidup selama 22 tahun dengan kondisi jantung bawaan tanpa pernah terdiagnosis sebelumnya.

"Kami melakukan tindakan penutupan dengan diagnosis patent ductus arteriosus menggunakan metode kateterisasi tanpa operasi. Alhamdulillah tindakan berjalan lancar, pasien sudah selesai ditangani, dan insya Allah besok sudah boleh pulang," jelas dr. Priyandini.

Perluas Akses, Harapan Baru bagi Pasien BPJS

dr. Priyandini menambahkan bahwa mulai sekarang, RSBP Batam mampu melayani tindakan intervensi PJB dari usia neonatus hingga dewasa, sehingga membuka akses lebih luas bagi masyarakat.

Salah satu pasien dewasa, Nurdiana dari Tanjungpinang, menyampaikan rasa syukurnya.

"Alhamdulillah bisa ditangani di RSBP Batam. Saya pakai BPJS Kesehatan. Semoga teman-teman yang punya penyakit sama tidak putus asa dan bisa berobat di sini," ungkapnya.

Menurut data medis, prevalensi penyakit jantung bawaan di Indonesia diperkirakan sekitar 8 kasus per 1.000 kelahiran.

Dengan adanya layanan ini, RSBP Batam diharapkan mampu mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah dan memperkuat fasilitas jantung regional di Kepulauan Riau.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bidik Pasar Timur Tengah, Indospring Perluas Ekspansi Ekspor
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemprov DKI Gelar Lomba Lampion dan Festival Cahaya untuk Semarakkan Imlek Idul Fitri
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Terkait Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Diperiksa 7 Jam
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Lamine Yamal Sebut Liga Spanyol Kompetisi Paling Sulit karena Ketatnya Persaingan Juara
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Intip Sekolah dari Limbah Sampah di Tangerang, Yuk!
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.