Fadli Zon: Pers Punya Peran Strategis dalam Perkuat Ekosistem Kebudayaan Daerah

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa pers memegang peran penting dalam memperkuat ekosistem kebudayaan di daerah, terutama melalui penyebaran informasi dan advokasi kebijakan yang mendukung pelestarian budaya lokal.

Pemerintah Dorong Kolaborasi Kebudayaan dengan Pers

Pernyataan tersebut disampaikan Fadli Zon saat audiensi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

Menurut Fadli, pembangunan kebudayaan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah pusat, tetapi merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan insan pers.

Pemerintah pusat, kata Fadli, telah mendorong penguatan ekosistem kebudayaan melalui berbagai kebijakan dan program konkret, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebudayaan, penguatan sarana dan prasarana, standardisasi museum, pengembangan budaya digital, film daerah, musik tradisi, hingga manajemen talenta kebudayaan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program-program tersebut sangat bergantung pada komitmen pemerintah daerah.

Fadli juga menyambut baik inisiatif dari PWI dan menyatakan keterbukaan untuk menjalin kolaborasi lebih lanjut.

"Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pers penting untuk memperkuat ekosistem kebudayaan nasional serta menjamin keberlanjutan budaya Indonesia," ujarnya.

Anugerah Kebudayaan dan Harapan di Hari Pers Nasional

Direktur Anugerah Kebudayaan PWI, Yusuf Susilo Hartono, dalam kesempatan yang sama menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas wartawan dalam meliput isu-isu kebudayaan.

"Wartawan kebudayaan perlu memiliki panduan dan pemahaman substantif agar mampu menulis isu kebudayaan secara tepat, mendalam, dan bertanggung jawab," ungkap Yusuf.

Yusuf berharap Menteri Kebudayaan dapat hadir dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan Dialog Kebudayaan yang akan digelar pada 8 Februari 2026 di Serang, Banten.

Ia menyatakan bahwa kehadiran Menbud di acara tersebut dapat menjadi dukungan moral bagi pelaku kebudayaan dan daerah.

Yusuf juga menekankan pentingnya kepemimpinan daerah yang memahami nilai budaya lokal dalam menjaga serta mengembangkannya.

Dalam rangka HPN tahun ini, PWI akan kembali menyelenggarakan Anugerah Kebudayaan PWI 2026, yang diberikan kepada kepala daerah yang konsisten melestarikan kebudayaan lokal dan wartawan yang aktif dalam promosi budaya daerah.

Hingga kini, sebanyak 58 bupati dan wali kota telah menerima penghargaan tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tidak Semua Orang Baik-baik Saja: Mengenal Hidden Burnout dalam Hidup Modern
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Pesulap Merah Diam-diam Poligami, Ratu Rizky Nabila Jadi Istri Keduanya Sejak 2022
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Anak Hilang di Jakarta Barat Dijual Ibu Kandung hingga Rp 85 Juta, 10 Orang Ditangkap
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Kolonel Angkatan Udara Yunani Ditangkap, Diduga Membocorkan Rahasia NATO kepada Tiongkok
• 2 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.