Tangis Pecah-Lautan Orang di Pemakaman Korban Bom Bunuh Diri Pakistan

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
1/5

Suasana haru ketika orang-orang berkumpul untuk menghadiri pemakaman para korban setelah ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid Muslim Syiah, di Islamabad, Pakistan, Sabtu (7/2/2026). (REUTERS/Waseem Khan)

2/5

Ledakan bom bunuh diri mengguncang ibu kota Pakistan, Islamabad, saat ribuan warga tengah menunaikan salat Jumat (6/2/2026), menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya dalam serangan paling mematikan di kota itu sejak pengeboman Hotel Marriott pada 2008. (REUTERS/Waseem Khan)

3/5

Kelompok Negara Islam (Islamic State/IS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Berdasarkan pemantauan SITE Intelligence Group, yang mengawasi komunikasi kelompok jihadis, IS menyatakan bahwa salah satu militannya menargetkan jemaah dengan rompi berisi bahan peledak dan "menyebabkan banyak kematian dan luka-luka". (REUTERS/Waseem Khan)

4/5

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan pelaku dan pihak yang berada di balik serangan tersebut akan diburu. Ia berjanji, mereka akan diadili. Serangan ini tercatat sebagai yang paling mematikan di Islamabad sejak September 2008, ketika sebuah truk bermuatan bom meledak di Hotel Marriott dan menewaskan 60 orang. (REUTERS/Waseem Khan)

5/5

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ancaman keamanan di Pakistan. Aparat keamanan negara itu tengah menghadapi gelombang pemberontakan di provinsi-provinsi selatan dan utara yang berbatasan dengan Afghanistan. (REUTERS/Waseem Khan)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Main-main! Purbaya Minta Pajak dan BC Kejar Tax Ratio 12% Tahun Ini
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Visa Gandeng Beragam Komunitas untuk Perkuat Ekonomi Digital
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Edarkan Sabu, Seorang Wanita Diciduk di Kemayoran Jakpus
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Jadwal Final AFC Futsal 2026, Pelatih Iran Enggan Remehkan Indonesia
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Nusron Harap Presiden Tindak Hukum Perusahaan Perusak Lingkungan
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.