Dikecam Rasis, Trump Hapus Unggahan Meme Obama Monyet tapi Tolak Minta Maaf

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Jumat, menghapus video rasis yang ia unggah ke media sosial pada Kamis malam yang menggambarkan mantan Presiden Barack Obama dan mantan Ibu Negara Michelle Obama sebagai monyet, tetapi mengatakan ia tidak akan meminta maaf karena mengunggahnya.

Video berdurasi sekitar satu menit itu berfokus pada klaim palsu tentang kecurangan pemilu presiden 2020, tetapi di bagian akhir tiba-tiba muncul cuplikan wajah Obama yang ditumpangkan pada kepala kera kartun sementara lagu "The Lion Sleeps Tonight" oleh The Tokens diputar di latar belakang.

Baca Juga :
Negosiasi Alot Nuklir Iran dengan AS di Oman Berakhir, Apa Hasilnya?
Trump Beri Dukungan Penuh ke PM Jepang Sanae Takaichi Jelang Pemilu Nasional

Berbicara kepada wartawan pada Jumat malam, Trump mengatakan "tentu saja" ia mengutuk bagian-bagian rasis dari video tersebut, sambil mencatat bahwa ia tidak berencana untuk meminta maaf.

"Tidak, saya tidak membuat kesalahan," katanya di Air Force One, menambahkan bahwa ia tidak melihat video lengkapnya. "Saya melihat bagian awalnya. Baik-baik saja."

Presiden Trump hapus unggahan rasis Presiden Obama dan istrinya bergambar monyet
Photo :
  • ist

Meskipun Gedung Putih awalnya membela video tersebut, hal itu menuai kecaman keras—termasuk dari Partai Republik, yang mengatakan itu "tidak dapat diterima" dan "rasis" dan meminta Trump untuk menghapusnya dan meminta maaf. Video itu dihapus tak lama sebelum tengah hari pada hari Jumat.

"Seorang staf Gedung Putih secara keliru mengunggahnya. Video itu telah dihapus," kata seorang pejabat Gedung Putih kepada NBC News.

Trump tidak langsung menjawab pada Jumat malam ketika ditanya staf mana yang mengirimkannya dan apakah dia akan memecat orang tersebut.

"Saya melihat bagian pertama dan itu benar-benar tentang kecurangan pemilu, dan mesin-mesinnya, betapa curangnya, betapa menjijikkannya," kata Trump. "Kemudian saya memberikannya kepada orang-orang. Umumnya, mereka akan melihat keseluruhan video. Tapi saya kira seseorang tidak, dan mereka mengunggahnya," kata Trump.

"Kami menghapusnya segera setelah kami mengetahuinya," tambahnya.

Gambar dalam video tersebut, yang membangkitkan stereotip rasis yang sudah lama ada terhadap orang kulit hitam, muncul selama Bulan Sejarah Hitam, yang menghormati prestasi dan kontribusi warga Amerika kulit hitam. Barack Obama mencatat sejarah AS sebagai presiden kulit hitam pertama.

Baca Juga :
Heboh! Donald Trump Maki Jurnalis Wanita Usai Disinggung Soal Berkas Epstein
Trump Tuntut Iran Lucuti Kemampuan Nuklir di Negosiasi Oman, Ancam Opsi Militer Jika Menolak
Trump Tolak Perpanjang Perjanjian Senjata Nuklir dengan Rusia, Tuntut China Dilibatkan

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tidak Semua Orang Baik-baik Saja: Mengenal Hidden Burnout dalam Hidup Modern
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Tawarkan Bunga Rendah KPR dan KKB, BCA Expoversary 2026 Jadi Stimulus Belanja Masyarakat
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Kronologi Lengkap Siswa Bunuh Diri Siswa SD Versi Pemkab Ngada
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Adira Finance (ADMF) Bukukan Pembiayaan Multiguna Rp12 Triliun pada 2025
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Kasus Suap Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, KPK Sita Uang Rp 850 Juta
• 21 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.