Kalla Institute Berdayakan Ibu Rumah Tangga Kelola Limbah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular

terkini.id
4 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar – Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, Kalla Institute memberikan pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga berbasis ekonomi sirkular kepada ibu rumah tangga yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK Kelurahan Kassi-kassi, Kota Makassar, (29/1/26).

Kegiatan ini menyasar kelompok ibu rumah tangga karena dinilai memiliki keterbatasan akses keterampilan, minim peluang ekonomi, serta rendahnya pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai produk bernilai jual. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan upcycle limbah plastik menjadi produk souvenir berupa cardholder, sekaligus pemahaman dasar kewirausahaan sosial.

Dosen Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute, A. Nurul Suci Amalia, menjelaskan bahwa pendampingan ini diharapkan mampu melahirkan unit usaha baru berbasis UMKM di tingkat kelurahan.

“Pemanfaatan limbah menjadi nilai ekonomi, dapat membuka peluang usaha bagi kelompok rumah tangga di Kelurahan Kassi-kassi sekaligus membantu mengurangi persoalan sampah lingkungan,” ujar Suci.

Selain memberikan keterampilan ekonomi produktif, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengurai penumpukan limbah plastik di lingkungan sekitar. Kalla Institute merencanakan pendampingan lanjutan selama beberapa bulan ke depan untuk memastikan kelompok ibu rumah tangga siap memproduksi dan memasarkan produk, baik secara daring maupun luring. Pada tahap berikutnya, program ini juga akan dilanjutkan dengan sasaran Komunitas Disabilitas.

Kalla Institute Perkenalkan UI/UX ke Siswi SMA

Tidak hanya pada isu lingkungan, Kalla Institute turut berkolaborasi dengan Telkom University dalam kegiatan PKM yang menyasar puluhan siswi SMA di Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan design thinking dan pembuatan prototipe UI/UX sebagai pengembangan ide startup pelajar.

Materi design thinking mengajak para siswi untuk memahami proses menemukan masalah, mengenali kebutuhan pengguna, hingga merancang solusi inovatif. Selanjutnya, workshop Figma dibawakan oleh dosen Program Studi Sistem Informasi Kalla Institute, Hany Alexandra, dan Furqan Zakiyabarsi. Dalam sesi ini, peserta melakukan praktik langsung pembuatan prototipe website menggunakan aplikasi Figma.

“Dari praktik langsung ini, kami berharap peserta dapat memahami dasar desain UI/UX dan mampu mengerjakan proyek secara mandiri,” kata Hany Alexandra.

Melalui dua kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, Kalla Institute menargetkan terbentuknya satu hingga dua kelompok usaha mandiri berbasis produk UMKM, sekaligus mencetak generasi muda yang melek teknologi dan siap menghadapi kebutuhan zaman. Sebagai institusi pendidikan, Kalla Institute menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi lingkungan serta perekonomian masyarakat sekitar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Ungkap Isi Pertemuan dengan PM Australia
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Kemarin, groundbreaking proyek hilirisasi hingga pendanaan padat karya
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
WN China Dalang Pencurian Emas di Kalbar Jadi Tahanan Rumah Meski Terancam Penjara 20 Tahun, Dapat Hak Istimewa?
• 5 jam laludisway.id
thumb
Indonesia Gagal ke Final, Korea Selatan Hentikan Langkah Tim Putri di Semifinal BATC 2026
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Jelang Ramadan, Bank Indonesia Jawa Barat Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi
• 18 menit lalugenpi.co
Berhasil disimpan.