Wamen BKKBN: Kedekatan dan Komunikasi Orang Tua Kunci Kecerdasan Anak

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes menegaskan bahwa pengasuhan berkualitas berakar pada relasi yang sehat antara orang tua dan anak.

Komunikasi yang hangat dan penuh empati sejak dini menjadi benteng utama dalam melindungi anak dari berbagai risiko sekaligus fondasi pengembangan kecerdasannya.

BACA JUGA:M Zian Fahrezi Asal Bima NTT Raih Juara I MTQ Internasional di Irak

BACA JUGA:Zyta Delia Ramaikan Kampanye Shopee 2.2 Ramadan Fashion Sale dengan Koleksi Spesial Terbaru

Hal tersebut disampaikan Wamen Isyana saat memberikan arahan secara virtual dalam kegiatan TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) pada KERABAT Seri 1 Tahun 2026 bertema "Stimulasi Sejak Dini: Rahasia Mengoptimalkan Kecerdasan Anak Sejak dalam Kandungan".

Ia menekankan pentingnya membangun ruang aman bagi anak, menumbuhkan rasa percaya, serta memahami tahapan tumbuh kembang sebagai bagian dari pengasuhan yang sadar dan bertanggung jawab.

"Pengasuhan tidak cukup hanya memenuhi kebutuhan fisik. Kesiapan emosional orang tua dalam mendampingi anak sejak awal kehidupan berperan besar dalam mengoptimalkan kecerdasan anak," jelas Isyana.

BACA JUGA:Strategi Baru Pengelolaan Sampah RI, Inovasi Teknologi dan Riset Berbasis Skala

BACA JUGA:Hadiri Peluncuran 8 Buku Yusril Ihza Mahendra, Wapres Apresiasi Pengabdian Lintas Rezim

Pandangan tersebut diperkuat oleh dokter spesialis anak, DR. dr. Fitri Hartanto, Sp.A (K), yang menjelaskan bahwa kecerdasan merupakan bagian dari kemampuan kognitif, meliputi working memory, cognitive flexibility, dan inhibitory control.

Ketiga aspek ini berkembang bertahap sejak dini dan sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan serta kualitas interaksi anak dengan lingkungan terdekat.

Menurut Fitri, dukungan lingkungan bahkan telah berperan sejak masa kehamilan, terutama melalui kedekatan emosional orang tua.

"Interaksi sederhana seperti mengusap perut ibu, berbicara dengan penuh kasih, dan menciptakan rasa aman dapat memicu hormon endorfin yang mendukung perkembangan otak anak sejak dalam kandungan," papar dia.

BACA JUGA:Chery J6 dan J6T Sebagai EV Perkotaan dengan Berbagai Kelebihan dan Performa Mumpuni

BACA JUGA:164 TKA Tanpa RPTKA Terjaring, Kemnaker Jatuhkan Denda Rp2,17 Miliar ke PT BAP

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Semifinal Kejuaraan Beregu Asia 2026: Bawa Indonesia Bangkit atas Korea, Ni Kadek Dhinda Bilang Begini...
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Semifinal BATC: Tim Putra RI Hadapi Jepang, Skuad Putri Tantang Korsel
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Bos BGN Ungkap Perkembangan Mekanisme Pemberian MBG untuk Lansia
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Astronaut NASA Kini Bisa Bawa HP ke Bulan, Bisa Selfie dan Telepon Keluarga
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Sudah Kejatuhan MSCI Tertimpa Moody’s, Investor Ritel Bisa Apa?
• 20 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.