Bhayangkara Presisi Sapu Bersih Medan Falcons 3-0, Simpan Pemain Asing Tapi Tetap Perkasa di Proliga 2026

viva.co.id
17 jam lalu
Cover Berita

Malang, VIVA – Jakarta Bhayangkara Presisi menunjukkan kedalaman skuad yang menakutkan. Tanpa menurunkan pemain asing, tim milik Korps Bhayangkara itu tetap tampil dominan dan sukses menaklukkan perlawanan sengit Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan Proliga 2026.

Bertanding di GOR Ken Arok, Malang, Sabtu malam, 7 Februari 2026 Bhayangkara menang tiga set langsung dengan skor 25-20, 27-25, 26-24. Meski hasil akhirnya terlihat meyakinkan, laga sejatinya berjalan ketat terutama di dua set terakhir.

Baca Juga :
Pengakuan Jujur Asisten Pelatih Gresik Phonska Usai Dibantai Popsivo, Mediol Yoku Cs Disebut Nervous Sejak Awal
Jadwal dan Klasemen Proliga 2026 Putra-Putri Seri Malang: Kejutan dari Livin Mandiri, LavAni Makin Nyaman di Singgasana

Sejak set pertama, Bhayangkara langsung menekan lewat permainan cepat dan servis agresif. Medan Falcons sempat memberi perlawanan, tetapi konsistensi blok dan transisi serangan membuat Bhayangkara mampu menjaga jarak poin hingga menutup set dengan skor 25-20.

Duel memanas di set kedua. Medan Falcons beberapa kali memimpin dan memaksa reli-reli panjang. Namun ketenangan pemain Bhayangkara di poin kritis menjadi pembeda. Set tersebut berakhir dramatis 27-25.

Set ketiga kembali berlangsung alot. Falcons mencoba bangkit lewat variasi serangan, tetapi Bhayangkara tetap solid dalam bertahan. Momentum akhirnya berpihak kepada tim Jakarta yang mengunci kemenangan 26-24 sekaligus memastikan laga selesai dalam tiga set.

Pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi Riedel Toiran mengungkapkan kemenangan ini diraih berkat rotasi pemain lokal yang sengaja ia terapkan.

"Kami memang mencoba pemain lokal yang ada, pemain asing disimpan. Ini juga babak reguler," kata Riedel seusai pertandingan.

Ia menambahkan, rotasi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengukur kesiapan seluruh pemain sebelum memasuki fase krusial kompetisi.

"Kalau sudah di final four kami tidak akan mencoba lagi," ucap dia.

Di kubu lawan, pelatih Medan Falcons Tirta Bhagasasi Ariyanto menilai timnya terlalu banyak membuang peluang, khususnya saat momen receive dan serangan balik.

Menurutnya, kesalahan mendasar membuat Falcons gagal memaksimalkan poin gratis yang seharusnya bisa menjadi momentum.

"Saat umpan free ball, setter di depan seharusnya bisa memanfaatkan tetapi belum bisa diarahkan ke arah titik terlemah dari Bhayangkara," kata Ariyanto.

Meski kalah, ia belum menyerah mengejar tiket final four.

Baca Juga :
Klasemen Proliga 2026 Putri Seri Malang: Livin Mandiri Sikat Medan Falcons 3-0, Yolla Yuliana Cs Gusur BJB Tandamata
Popsivo Polwan Hentikan Laju Pemuncak Klasemen, Gresik Phonska Dipaksa Tumbang dalam Duel Sengit Empat Set
Gagal Temukan Ritme, Bhayangkara Presisi Jadi Bulan-bulanan LavAni di Proliga 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DKI sepekan, harga cabai rawit naik hingga bersih-bersih serentak
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo dorong industrialisasi untuk buka lapangan kerja
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Promono: Normalisasi Ciliwung Dimulai, Pembebasan Lahannya Hampir Selesai
• 5 jam laludetik.com
thumb
PWI NTB Hadiri HPN 2026 di Banten untuk Perkuat Solidaritas Pers
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Izinkan UKM Kelola Tambang Batu Bara Cs, Cek Syarat dan Skema Pendampingannya
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.