Otoritas Suriah menangkap seorang perwira keamanan internal, karena terlibat dalam pembunuhan 4 orang warga sipil di Provinsi Sweida.
Mengutip kantor berita Suriah, SANA, 4 orang warga sipil itu ditembak mati dan seorang lainnya luka berat akibat insiden yang terjadi pada Sabtu (7/2), di desa al-Matana.
Lalu, berdasar saksi mata yang ada di lokasi, didapat indikasi bahwa pelaku adalah seorang anggota dari Direktorat Keamanan Internal.
"Perwira itu segera diamankan, dan ditahan untuk diinvestigasi," kata Hossam al-Tahan, kepala keamanan lokal daerah tersebut, dilansir AFP.
Sementara lembaga pengamat HAM Suriah melaporkan, para warga itu ditembaki saat memanen buah zaitun.
Provinsi Sweida, tempat insiden itu terjadi, adalah basis dari suku minoritas Druze. Sejak Juli tahun lalu, pertikaian antara pejuang Druze dan orang-orang Sunni Bedouin memang tengah meningkat.
Akibatnya, kekerasan meluas dan membuat tentara pemerintah Suriah serta para pejuang dengan basis kesukuan lainnya terlibat.
Sebetulnya, gencatan senjata sudah tercapai pada Januari 2026 tapi situasi di Sweida masih panas. Sebab, warga Sweida menuding pemerintah memblokade akses dari provinsi ini.
Tudingan ini sudah dibantah oleh pemerintah Suriah, dan sejumlah konvoi bantuan pun sudah memasuki Sweida.





