Profil Draco Malfoy, dari Tokoh Antagonis hingga Jadi Maskot Imlek 2026

grid.id
7 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Perayaan Imlek 2026 di Tiongkok diwarnai fenomena unik yang datang dari dunia fiksi. Draco Malfoy, karakter antagonis dalam serial Harry Potter, mendadak menjelma simbol Tahun Baru Imlek.

Wajah tokoh yang diperankan aktor Inggris Tom Felton itu menghiasi dekorasi rumah hingga pusat perbelanjaan. Fenomena ini bermula dari pemaknaan nama “Malfoy” dalam bahasa Mandarin yang dianggap membawa keberuntungan.

Tren tersebut dengan cepat viral di media sosial dan platform e-commerce. Alhasil, Imlek 2026 pun identik dengan sentuhan magis dari dunia sihir Hogwarts.

Draco Malfoy Jadi Maskot Imlek 2026

Popularitas Draco Malfoy sebagai maskot Imlek 2026 pertama kali terlihat dari maraknya penjualan pernak-pernik Imlek bergambar wajahnya. Di sejumlah platform e-commerce Tiongkok seperti Taobao, pedagang menawarkan stiker, magnet, hingga hiasan pintu rumah bertema Draco Malfoy.

Menurut laporan BBC News, tren ini berakar pada transliterasi nama Malfoy ke dalam bahasa Mandarin, yakni Ma-er-fu. Dikutip dari Kompas.com, Sabtu (7/2/2026), dalam bahasa Mandarin, “Ma” berarti kuda, sementara “Fu” merujuk pada keberuntungan.

Kombinasi makna tersebut sangat relevan dengan Imlek 2026, yang bertepatan dengan Tahun Kuda dalam kalender lunar. Tak heran jika nama Draco Malfoy kemudian diasosiasikan sebagai simbol “kuda pembawa hoki”, sebuah harapan yang banyak dicari masyarakat menjelang tahun baru.

Fenomena ini juga diperkaya oleh tradisi khas Imlek. Banyak warganet China mengunggah foto dekorasi Imlek dengan gambar Draco Malfoy yang ditempel terbalik.

Tradisi menempel hiasan secara terbalik melambangkan datangnya keberuntungan, karena kata “terbalik” dan “datang” memiliki pelafalan yang sama dalam bahasa Mandarin. Dalam konteks Imlek 2026, wajah Draco Malfoy pun menjadi pengganti kertas fu yang biasa digunakan.

Profil Draco Malfoy

Terlepas dari fenomena Imlek 2026, Draco Malfoy adalah salah satu karakter paling ikonik dalam seri Harry Potter karya J.K. Rowling. Dikutip dari Tribunnews.com, ia merupakan murid Hogwarts dari rumah Slytherin, rumah yang dikenal ambisius dan licik.

 

Draco adalah anak tunggal dari Lucius dan Narcissa Malfoy, keluarga penyihir berdarah murni yang sangat menjunjung tinggi status sosial. Sejak kemunculan pertamanya, Draco Malfoy digambarkan sebagai antagonis utama bagi Harry Potter.

Ia arogan, sinis, dan sering meremehkan karakter lain. Namun, seiring berjalannya cerita, karakter Draco berkembang menjadi lebih kompleks. Ia bukan sekadar penjahat, melainkan sosok yang tertekan oleh ekspektasi keluarga dan situasi perang dunia sihir.

Kompleksitas inilah yang membuat Draco Malfoy tetap relevan hingga kini, termasuk saat namanya dikaitkan dengan Imlek 2026. Banyak penggemar melihatnya bukan hanya sebagai antagonis, tetapi juga sebagai simbol perubahan dan ambiguitas moral.

Respons Tom Felton

Tren Draco Malfoy sebagai ikon Imlek 2026 juga menarik perhatian pemerannya, Tom Felton. Melalui akun Instagram pribadinya, Felton membagikan ulang unggahan penggemar yang menyebut Draco Malfoy sebagai “simbol Tahun Baru Imlek di Tiongkok”. Unggahan tersebut mendapat respons hangat dari warganet China.

Banyak komentar bernada humor dan harapan memenuhi kolom komentar. Sebagian penggemar berharap “Tuan Muda Malfoy” bisa membawa keberuntungan sepanjang Imlek 2026. Interaksi ini semakin memperkuat posisi Draco Malfoy sebagai ikon pop culture lintas budaya.

Kembalinya Draco Malfoy ke Panggung Dunia

Di luar fenomena Imlek 2026, Tom Felton juga tengah menikmati sorotan berkat kembalinya ia memerankan Draco Malfoy dalam produksi panggung Harry Potter and the Cursed Child. Aktor berusia 37 tahun itu tampil dalam versi Broadway selama 19 minggu hingga 22 Maret 2026.

Pertama kali dipentaskan di West End London pada 2018, Harry Potter and the Cursed Child mengisahkan Harry Potter, Ron Weasley, Hermione Granger, dan Draco Malfoy sebagai orang dewasa yang mengantar anak-anak mereka ke Hogwarts. Cerita ini berlatar 19 tahun setelah peristiwa di buku terakhir dan telah meraih sembilan Olivier Awards serta lima Tony Awards.

Dalam versi dewasa tersebut, karakter Draco Malfoy digambarkan lebih matang dan reflektif, memperlihatkan sisi kemanusiaan yang selama ini tersembunyi. Gambaran ini turut memengaruhi persepsi publik terhadap Draco, termasuk ketika namanya dielu-elukan menjelang Imlek 2026.

Fenomena Draco Malfoy di Imlek 2026 juga tak lepas dari kuatnya popularitas dunia Harry Potter secara global, termasuk di Tiongkok. Waralaba ini memiliki basis penggemar besar dan terus berkembang. Selain pertunjukan panggung, dunia Harry Potter juga bersiap menyambut adaptasi serial televisi terbaru dari HBO yang dijadwalkan tayang sekitar 2027.

 

Serial tersebut akan mengadaptasi satu buku per musim dengan jajaran pemeran baru. Aktor John Lithgow akan memerankan Profesor Albus Dumbledore, Nick Frost sebagai Hagrid, dan Paapa Essiedu sebagai Severus Snape. Sementara itu, Dominic McLaughlin, Arabella Stanton, dan Alastair Stout masing-masing akan memerankan Harry Potter, Hermione Granger, dan Ron Weasley.

Menjadi maskot Imlek 2026 mungkin bukan takdir yang pernah dibayangkan bagi Draco Malfoy. Namun, perpaduan budaya, bahasa, dan kreativitas warganet membuat karakter ini melampaui perannya sebagai antagonis. Dari murid Slytherin yang kontroversial, Draco Malfoy kini dipandang sebagai simbol harapan dan keberuntungan di Tahun Kuda. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penampakan Senapan Angin Ayah Tiri yang Meletus Kena Kepala Bocah di Sukabumi
• 16 jam laludetik.com
thumb
Pesulap Merah Kesal Dituduh Telantarkan Mendiang Istri Pertama Ketika Kritis
• 16 jam lalumedcom.id
thumb
100 Ribu Personel Gabungan Turun Bersih-bersih Jakarta
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Kiprah Siti Khadijah RA dalam Aktivitas Perdagangan dan Komunitas Muslim Awal
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Al Ghazali dan Alyssa Daguise Selalu Mesra, Studi Ungkap Jenis Cinta Paling Langka
• 17 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.