Universitas Tarumanagara berkomitmen menyelesaikan masalah dengan adik Keisya Levronka menjadi berita populer di hari Sabtu (7/2).
Selain itu, Bobon Santoso Jual Akun YouTube juga menjadi sorotan.
Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
1. Memutuskan untuk Pensiun, Bobon Santoso Jual Akun YouTube Rp 20 MiliarKonten kreator Bobon Santoso mengumumkan niatnya untuk pensiun dari YouTube. Enggak main-main, akun YouTube miliknya yang punya hampir 18 juta subscriber itu mau dia jual dengan harga fantastis, yakni Rp 20 miliar.
Bobon berharap akunnya cepat laku, tapi kalau belum, dia bakal mikirin opsi lain. Banyak netizen yang penasaran alasan di balik keputusannya ini. Ada yang menduga karena masalah ekonomi, namun Bobon santai membantahnya.
"Ga juga. Cuma udah di level lelah dan beban," tulis Bobon. Spekulasi soal ini gimmick karena insight YouTube turun juga ditepisnya.
2. Pengacara Inara Ungkap Kondisi Anak Selama Bersama Virgoun: Batuk-Minta DijemputKuasa hukum Inara Rusli, Daru Quthny dan Herlina, membeberkan bahwa anak-anak Inara mengalami masalah kesehatan dan psikis yang mengkhawatirkan. Kondisi ini diduga kuat berkaitan dengan lingkungan tempat tinggal mereka saat ini di bawah pengasuhan Virgoun yang dianggap kurang sehat bagi tumbuh kembang anak.
Herlina menjelaskan bahwa anak-anak sudah batuk hampir sebulan dan enggak kunjung sembuh, diduga karena terpapar asap rokok dari orang-orang di rumah tersebut. Hasil asesmen psikolog juga menunjukkan penurunan kondisi psikis dan kesehatan anak yang signifikan.
Daru Quthny mengaku melihat video anak-anak yang terang-terangan meminta dijemput. "Mami, tolong jemput, kapan mau dijemput?" tiru Daru.
Sebelumnya, Inara sudah sempat mengadu ke Komnas PA lantaran Virgoun diduga mengambil anak-anaknya secara paksa sejak November 2025 lalu. Drama ini memang enggak ada habisnya, ya?
3. Hormati Sikap Keluarga Keisya Levronka, Untar Berkomitmen Selesaikan PersoalanPihak Universitas Tarumanagara (Untar) kembali buka suara terkait insiden jatuhnya Lexi Valleno Havlenda, adik penyanyi Keisya Levronka. Lewat akun Instagram resminya, Untar menjelaskan bahwa mereka sudah bertemu langsung dan berdialog dengan keluarga Lexi. Pertemuan terakhir terjadi pada 5 Februari lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Untar menegaskan komitmennya untuk memastikan keberlanjutan pendidikan Lexi, termasuk menawarkan bantuan dana untuk pemulihan fisik, pendampingan psikologis, serta beasiswa hingga Lexi lulus. Namun, bantuan tersebut enggak disambut hangat oleh pihak keluarga Lexi, dan Untar menghormati keputusan tersebut.
Untar juga menegaskan bahwa insiden jatuhnya Lexi terjadi saat kegiatan di kampus tanpa izin resmi, pada hari libur nasional 29 Maret 2024. Pihak kampus menyayangkan peristiwa ini jadi kegaduhan di ruang publik karena informasi yang enggak utuh.
Mereka berkomitmen menyelesaikan persoalan ini secara bertanggung jawab, transparan, dan adil. Sementara itu, ibunda Lexi sebelumnya juga sudah menegaskan bahwa uang tidak akan mengubah kondisi sang putra yang masih menjalani rawat jalan dan terapi saraf.
4. Pengacara Sebut Virgoun Siap Ajukan Gugatan Pengalihan Hak Asuh AnakDrama antara Virgoun dan Inara Rusli soal hak asuh anak masih bergulir. Meski hak asuh anak sebelumnya jatuh ke tangan Inara, kini Virgoun berencana mengambil alih.
Kuasa hukum Virgoun, Andy Santika, mengungkapkan bahwa kliennya siap mengajukan gugatan pengalihan hak asuh anak ke Pengadilan Agama Jakarta Barat. Virgoun merasa punya hak yang sama sebagai ayah dan ingin yang terbaik buat anak-anaknya.
Andy menyebut langkah ini sesuai pasal 156 huruf C Kompilasi Hukum Islam tentang ketidakcakapan moral ibu. Virgoun khawatir kondisi mental dan psikis anak-anaknya terganggu melihat permasalahan hukum yang kini menjerat Inara.
Saat ini, tim Virgoun sedang mengumpulkan bukti-bukti. Meskipun begitu, Andy bilang pintu mediasi masih terbuka lebar dan berharap ada titik temu saat klarifikasi di Komnas PA nanti.
5. Pandji Pragiwaksono: Saya Ada pada Posisi Tidak Merasa Lakukan Penistaan AgamaKomika Pandji Pragiwaksono menghadiri undangan klarifikasi di Polda Metro Jaya, Jumat (6/2), terkait laporan dugaan penistaan agama dalam materi komedi bertajuk Mens Rea.
Didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar, Pandji menjalani pemeriksaan selama kurang lebih delapan jam.
Menurut Haris, pertanyaan penyidik fokus dengan potongan video yang beredar di media sosial, khususnya TikTok. Potongan video itu memuat materi Pandji mengenai tata cara salat di pesawat hingga kritik terhadap ormas keagamaan.
Haris menyayangkan bahwa bukti yang digunakan bukan merupakan video utuh dari pertunjukan tersebut. Dalam pemeriksaan tersebut, polisi juga menerapkan empat pasal dari KUHP baru.
Menanggapi tuduhan itu, Pandji menegaskan bahwa dirinya tidak berniat sedikit pun untuk menodai agama mana pun. Ia merasa apa yang disampaikan di panggung adalah murni bentuk ekspresi seni dan kritik sosial.
"Saya ada pada posisi tidak merasa melakukan penistaan agama. Jadi prosesnya tadi jalan dengan cukup lancar, pertanyaannya terjawab, dan ya kita ikuti prosesnya saja," ujar Pandji dengan tenang.





